#Industri dan Pembangunan

Terhambat Pembebasan Lahan, Komisi V & PUPR Sepakat Kawal Proyek KA Makassar-Parepare Hingga Selesai

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras saat memimpin Kunjungan Spesifik Komisi V di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis, (15/6/2023). Foto: We/Man.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras saat memimpin Kunjungan Spesifik Komisi V di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis, (15/6/2023). Foto: We/Man.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras menyinggung kelanjutan proyek Kereta Api (KA) Makassar-Parepare. Menurut dia, proyek tersebut kerap dihadang oleh masalah sosial terutama mengenai pembebasan lahan. Iwan Aras mengatakan, akan memprioritaskan kelanjutan proyek tersebut sampai selesai hingga ke Parepare.

“Kalau kita berbicara perencanaan, sebenarnya tahun 2018 kereta apinya sudah harus sampai Parepare, dari Makassar-Parepare. Namun kita sama-sama memahami begitu banyak permasalahan-permasalahan sosial terutama masalah bebasan lahan. Ini yang mengakibatkan bahwa proses pembangunan rel kereta api dari Makassar ke Parepare ini menjadi terhambat dan kemudian mundur sampai saat ini,” katanya saat ditemui usai memimpin Kunjungan Spesifik Komisi V di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis, (15/6/2023).

Namun demikian, Politisi Fraksi Partai Gerindra ini menegaskan hingga saat ini Komisi V dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tetap berkomitmen untuk mengawal proyek ini sampai selesai. “Namun dari pihak Kementerian Perhubungan dan Komisi V tetap sepakat untuk mengawal kegiatan tersebut sampai selesai sampai Pare-pare,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, rel kereta api Makassar-Parepare akan menjadi cikal bakal penghubung jalur kereta trans Sulawesi. Sesuai dengan perencanaan Presiden Jokowi, transportasi publik tersebut nantinya akan tersambung hingga ke Manado, Sulawesi Utara.

“Dan sebenarnya bukan hanya sampai Parepare saja, ini akan sampai ke Manado, sampai ke Trans Sulawesi. Jadi Konsep awalnya seperti itu, bukan sebatas sampai Parepare saja, tapi ini adalah embrio, untuk bagaimana kedepan nanti Trans Sulawesi dapat terlayani oleh kereta api,” tutupnya. •we/aha

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *