E-Media DPR RI

Komisi IV Apresiasi Stabilitas Harga Pangan di Pasar Legi Jelang Lebaran

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, saat Kunjungan Spesifik Komisi IV di Pasar Legi, Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (12/2/2026). Foto: Munchen/Karisma
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, saat Kunjungan Spesifik Komisi IV di Pasar Legi, Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (12/2/2026). Foto: Munchen/Karisma


PARLEMENTARIA, Surakarta 
– Menjelang Ramadan 1447 H, Komisi IV DPR RI memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok di Pasar Legi tetap terjaga. Dalam Kunjungan Kerja Spesifik (Kunsfik) yang dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, tim meninjau langsung perkembangan harga sejumlah komoditas strategis sekaligus mengevaluasi efektivitas peran Bulog dalam menjaga pasokan dan menahan gejolak harga.

“Setelah kami melakukan pengecekan langsung di lapangan, secara umum harga kebutuhan pokok terpantau cukup stabil. Kenaikan yang cukup signifikan hanya terjadi pada cabai rawit merah, dari sekitar Rp45.000 menjadi Rp80.000 per kilogram. Sementara komoditas lainnya relatif stabil,” ujar Titiek kepada Parlementaria usai peninjauan Kunsfik Komisi IV di Pasar Legi, Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (12/2/2026).

Ia berharap kondisi stabil tersebut dapat dipertahankan hingga memasuki Ramadan dan Idul Fitri agar harga tetap terjangkau bagi masyarakat. Menurutnya, peran Bulog sangat penting dalam menjaga stabilitas, khususnya untuk komoditas beras dan minyak goreng.

“Penyaluran beras SPHP terbukti membantu menahan harga beras agar tidak melambung dan tetap sesuai daya beli masyarakat. Adapun kenaikan cabai rawit merah lebih disebabkan faktor musiman, terutama curah hujan yang memengaruhi hasil panen. Mudah-mudahan ketika kondisi cuaca membaik, harga cabai dapat kembali normal,” jelasnya.

Ia menegaskan, kenaikan hanya terjadi pada satu jenis cabai. Sementara itu, cabai keriting serta komoditas lain seperti daging, ayam, bawang putih, dan bawang merah tetap terkendali. Terkait ketersediaan stok, Komisi IV telah menggelar rapat kerja bersama kementerian terkait dan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

“Pemerintah memastikan stok bahan pangan dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri,” tambahnya.

Berdasarkan Laporan Kerja Pemantauan Harga Eceran Barang Kebutuhan Pokok Pasar Legi Surakarta per 12 Februari 2026, harga beras SPHP Bulog tercatat Rp12.500 per kilogram sesuai harga eceran tertinggi (HET). Beras medium berada di kisaran Rp13.500 per kilogram dan beras premium Rp14.500 per kilogram. Minyakita terpantau Rp15.700 per liter sesuai HET, sementara gula pasir berkisar Rp17.000–Rp20.000 per kilogram.

Untuk komoditas protein hewani, daging ayam ras stabil di angka Rp40.000 per kilogram, telur ayam ras Rp29.000 per kilogram, dan daging sapi berkisar Rp130.000–Rp140.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit merah mengalami kenaikan signifikan hingga Rp80.000 per kilogram.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Abdul Kharis Almasyhari menambahkan, stabilitas harga di Pasar Legi tidak terlepas dari peran aktif Bulog dalam menjalankan fungsi stabilisasi. “Kami melihat Bulog telah menjalankan tugasnya dengan baik. Distribusi beras SPHP terbukti mampu menjaga harga beras tetap stabil di tingkat konsumen. Hal ini penting agar daya beli masyarakat tetap terjaga menjelang Ramadan,” tambah Abdul Kharis. •mun/aha