Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal dalam rapat Kunspek Komisi I DPR RI di Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Tangerang, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Rabu (11/02/2026). Foto : Aas/Andri.
PARLEMENTARIA, Tangerang – Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal menekankan pentingnya membangun ekosistem digital yang sehat, aman, dan berpihak pada masyarakat. Ia mengungkapkan, rasio kecepatan unduh yang jauh lebih tinggi dibanding unggah menunjukkan ketimpangan dalam pola penggunaan internet masyarakat.
“Rasio download yang jauh lebih besar dibanding upload menunjukkan masyarakat kita masih lebih banyak menjadi konsumen informasi daripada produsen, dan ini menandakan ekosistem digital kita belum sehat,” ujar Syamsu Rizal kepada Parlementaria usai mengikuti rapat Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) Komisi I DPR RI di Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas I Tangerang, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Rabu (11/02/2026).
Selain itu, Legislator Dapil Sulawesi Selatan I ini juga menyoroti keterbatasan cakupan pengawasan frekuensi yang baru menjangkau sekitar 30 persen kabupaten/kota. Menurutnya, kondisi ini berpotensi merugikan masyarakat.
“Pengawasan frekuensi yang baru mencakup sekitar 30 persen wilayah Indonesia berpotensi menimbulkan risiko bagi masyarakat dan bahkan bisa berdampak pada kepentingan nasional,” katanya.
Syamsu Rizal juga menekankan pentingnya penguatan literasi digital, khususnya untuk melindungi anak-anak di ruang digital. “Kami mendorong penguatan literasi digital agar masyarakat, khususnya anak-anak, bisa menjadi gatekeeper yang mampu menyaring informasi dan menghasilkan konten yang produktif,” ujarnya.
Kendati demikian, Politisi Fraksi Partai PKB ini mengapresiasi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pemantauan frekuensi. Namun, Ia menilai cakupan layanan masih perlu diperluas. “Meski pemantauan frekuensi sudah berbasis AI, cakupannya perlu diperluas agar perlindungan ruang digital bisa dirasakan secara merata hingga ke wilayah pinggiran,” tutup Syamsu Rizal. •aas/rdn