E-Media DPR RI

Yulius Setiarto Soroti Urgensi Penguatan Pertahanan Udara di Lanud Supadio

Anggota Komisi I DPR RI, Yulius Setiarto saat Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI melakukan peninjauan langsung ke Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (28/1/2026). Foto : Oji/Andri.
Anggota Komisi I DPR RI, Yulius Setiarto saat Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI melakukan peninjauan langsung ke Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (28/1/2026). Foto : Oji/Andri.


PARLEMENTARIA, Pontianak —
 Anggota Komisi I DPR RI, Yulius Setiarto, menegaskan bahwa kebutuhan pertahanan udara di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Supadio masih memerlukan perhatian serius. Hal itu menjadi urgen karena dalam konteks pertahanan negara.

Hal tersebut disampaikan Yulius saat Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI melakukan peninjauan langsung ke Lanud Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (28/1/2026).

Menurut Yulius, optimalisasi alutsista yang sudah dimiliki menjadi kunci utama dalam menjaga pertahanan udara wilayah Indonesia, termasuk peran strategisnya dalam mendukung penanganan bencana.

“Termasuk di dalamnya adalah bagaimana agar material yang sudah kita punya bisa diperankan secara optimal dalam rangka menjaga pertahanan udara wilayah Indonesia dan juga penanganan bencana dan sebagainya,” jelas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan yang diterimanya, perangkat di Lanud Supadio sejatinya telah memiliki kemampuan deteksi dini. Namun, keterbatasan pada sejumlah sistem pendukung menyebabkan kemampuan tersebut belum dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Ini yang akan kami dorong di Komisi I dalam rapat dengan Kementerian Pertahanan dan Panglima TNI agar ini menjadi atensi,” imbuh Yulius.

Selain aspek teknis pertahanan, legislator dari Daerah Pemilihan Banten III ini juga menyoroti dampak perubahan struktur organisasi dari sistem lama ke sistem baru di tubuh TNI AU. Ia menilai, perubahan tersebut harus diiringi dengan dukungan yang memadai, terutama terkait kesejahteraan prajurit.

Salah satu hal yang menjadi perhatian khusus adalah kebutuhan perumahan prajurit. Menurut Yulius, kesejahteraan prajurit merupakan pilar penting dalam menjaga ketahanan dan pertahanan nasional.

“Bagaimanapun kesejahteraan prajurit menjadi salah satu pilar ketahanan dan pertahanan nasional Indonesia,” pungkasnya. •oji/rdn