Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar saat membuka Orientasi PPPK Gelombang II Tahun 2026 bertempat di Ruang KK II, Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026). Foto : Eno/Andri.
PARLEMENTARIA, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR RI Indra Iskandar menegaskan pentingnya transformasi menyeluruh bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI. Dalam sambutannya, Indra menekankan bahwa transformasi bukan sekadar jargon organisasi, melainkan perubahan nyata dalam cara berpikir, bekerja, dan memberikan hasil yang berdampak bagi lembaga dan negara.
“Hari ini kalian semua harus bisa bertransformasi dengan nilai-nilai yang sudah digaungkan oleh pimpinan DPR. Kalau masih mau tetap jadi ulat (kondisi saat ini tanpa perubahan, red), silakan jangan di DPR. Kita semua harus mengubah apa yang selama ini kita kerjakan dan setiap hari harus berubah,” tegas Indra saat membuka Orientasi PPPK Gelombang II Tahun 2026 bertempat di Ruang KK II, Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Lebih lanjut, Sekjen DPR RI menekankan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan aparatur Setjen DPR RI harus memiliki dampak dan nilai tambah bagi organisasi. Menurutnya, pekerjaan administratif sekalipun tidak boleh dilakukan secara rutinitas tanpa tujuan yang jelas.
“Apa yang kita kerjakan harus mempunyai dampak dan impak. Kalau bekerja tanpa dampak, maka kita perlu berkaca, untuk apa ada tenaga kantor kalau pekerjaannya tidak memberikan manfaat bagi organisasi,” tandasnya.
Indra Iskandar juga menyampaikan bahwa prinsip kerja berdampak akan menjadi perhatian seluruh pimpinan unit. Ia memastikan bahwa setiap Kepala Biro, Kepala Bagian, hingga Kepala Subbagian akan didorong untuk memastikan unit kerja yang dipimpinnya benar-benar memberikan kontribusi nyata.
Sekjen mengingatkan bahwa setiap berkas yang diproses, kebijakan yang didukung, serta pelayanan yang diberikan oleh PPPK dan aparatur Setjen DPR RI secara langsung membentuk wajah lembaga dan negara di mata publik.
“Setiap pelayanan yang saudara berikan berkontribusi langsung pada wajah dan masa depan negara. Saudara adalah representasi negara, wajah pemerintah di mata rakyat,” katanya.
Karena itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga integritas, menjunjung tinggi profesionalisme, serta merawat kepercayaan publik yang telah diberikan. “Jaga integritas, junjung profesionalisme, dan rawat kepercayaan ini dengan sebaik-baiknya,” pungkas Indra Iskandar. •pun/rdn