E-Media DPR RI

Lantik Pejabat di Lingkungan Setjen DPR RI, Indra Iskandar Ingatkan Soal Objektivitas dan Kode Etik ASN

Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar foto bersama usai melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pengawas, dan Fungsional di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI, yang berlangsung di Ruang Kamis (22/1/2026). Foto : Runi/Andri.
Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar foto bersama usai melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pengawas, dan Fungsional di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI, yang berlangsung di Ruang Kamis (22/1/2026). Foto : Runi/Andri.


PARLEMENTARIA, Jakarta –
 Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar resmi melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pengawas, dan Fungsional di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI, yang berlangsung di Ruang Kamis (22/1/2026). Momentum ini ditegaskan bukan sekadar seremoni rutin, melainkan wujud kepercayaan negara serta upaya penguatan organisasi melalui sistem manajemen talenta yang transparan.

Dalam pelantikan tersebut, salah satu pejabat yang dilantik adalah Dian Arivani yang resmi mengemban amanah sebagai Kepala Biro Sekretariat Pimpinan. Indra menekankan bahwa pengisian jabatan ini merupakan hasil penyaringan ketat melalui aplikasi SIMATA (Sistem Manajemen Talenta) yang telah mendapatkan rekomendasi dari BKN.

“Ini adalah bukti bahwa transformasi digital dalam manajemen SDM kita bukan sekadar wacana, melainkan instrumen vital yang memastikan objektivitas dan transparansi dalam menempatkan figur pemimpin,” ujar Indra dalam sambutannya dalam acara pengambilan sumpah jabatan.

Lebih lanjut, Indra menjelaskan bahwa keberhasilan proses ini selaras dengan pencapaian Setjen DPR RI yang meraih nilai “Sangat Baik” dalam penilaian Sistem Merit oleh KSN. Secara khusus, ia mengingatkan pentingnya menjaga integritas, mengingat posisi pejabat yang baru dilantik berada sangat dekat dengan pusat kekuasaan lembaga tinggi.

“Saya titipkan pesan, tetaplah teguh pada kode etik ASN. Jangan biarkan kedekatan jabatan memudarkan objektivitas Saudara. Jadilah penyaring agar tidak ada hal-hal yang menyimpang dari aturan yang masuk ke lingkaran pimpinan,” tegasnya.

Indra juga mendorong jajarannya untuk meninggalkan pola kerja sektoral dan mulai bekerja dalam sebuah ekosistem yang solid. Ia meminta seluruh jajaran bergerak sebagai satu kesatuan langkah demi mewujudkan strategi pimpinan.

“Saya meminta saudara semua untuk bergerak sebagai satu tim yang solid, bukan sebagai sebuah superman, tapi sebagai super team yang memang melangkah dengan tujuan bersama,” tuturnya.

Selain itu, Indra mengingatkan kembali bahwa Setjen DPR RI adalah sebuah supporting system yang responsif. Di saat negara berjuang mempercepat kemandirian pangan dan energi, Setjen DPR RI harus memastikan proses penganggaran dan regulasi di bawah kendali pimpinan berjalan tanpa hambatan birokrasi yang tidak diperlukan. 

“Transformasi digital bukan lagi sekedar pilihan, melainkan keharusan untuk memangkas waktu pelayanan dan meningkatkan transparansi pelayanan kepada publik. Saudara semua adalah aktor utama dalam mewujudkan ekosistem parlemen modern tersebut,” ujarnya.

Menutup arahannya, Indra berpesan agar para pejabat segera melakukan konsolidasi dan menjaga marwah lembaga melalui kinerja nyata. “Mari kita jaga marwah Sekretariat Jenderal DPR RI dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas,” pungkasnya. •ds/rdn