E-Media DPR RI

Sabam Sinaga Minta Kemenbud Berdayakan Film yang Angkat Budaya Lokal

Anggota Komisi X DPR RI, Sabam Sinaga, saat rapat kerja Dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Gedung Nusantara II, Komplek DPR, Rabu (21/1/2026). Foto: Tari/Karisma.
Anggota Komisi X DPR RI, Sabam Sinaga, saat rapat kerja Dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Gedung Nusantara II, Komplek DPR, Rabu (21/1/2026). Foto: Tari/Karisma.


PARLEMENTARIA, Jakarta
 – Anggota Komisi X DPR RI Sabam Sinaga meminta Kementerian Kebudayaan untuk mendukung dan memberdayakan film yang mengangkat budaya lokal. Menurutnya upaya ini penting dilakukan untuk mempromosikan budaya lokal yang ada di Indonesia.

“Seperti Korea yang mempromosikan budaya lokalnya sehingga kita mengerti apa itu “Saranghaeyo”, dan anak muda kita sampai paham mengenai budaya yang ada disana”, imbuhnya saat rapat kerja Dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Gedung Nusantara II, Komplek DPR, Rabu (21/1/2026).

Menurutnya upaya pengembangan film yang mengangkat budaya lokal harus meliputi pendekatan kreatif, dukungan komunal dan promosi budaya untuk menjaga keaslian, membangun kebanggaan, dan mendidik audiens global, dengan memanfaatkan kekuatan sinema dalam mendokumentasikan serta mempromosikan kekayaan tradisi dan nilai lokal secara autentik dan menarik. 

Dengan upaya ini, film dapat menjadi alat kuat untuk melestarikan, mempromosikan, dan membangun kebanggaan terhadap budaya lokal di mata masyarakat sendiri dan dunia.

“Contohnya seperti film Jumbo dan Agak Laen yang mendapatkan jumlah penonton sangat banyak, sehingga ini yang harus menjadi atensi dari Kemenbud agar nantinya film yang mengangkat budaya lokal dapat dikemas dan dipromosikan dengan baik,” tuturnya.

Ia menambahkan film dengan menggunakan muatan local wisdom dapat dijadikan media literasi tentang seni dan budaya. Degradasi atas pemahaman seni dan budaya saat mendapatkan tantangan yang cukup kuat dengan hadirnya teknologi dan media terbarukan yang memuat banyak tawaran informasi, nilai dan budaya dari berbagai belahan dunia. •tn/aha