E-Media DPR RI

Irsan Sosiawan Pastikan Pemulihan Listrik Pascabanjir dan Percepatan Program BPBL di Aceh

Anggota Komisi XII DPR RI, Irsan Sosiawan Gading. Foto : Ist/Andri.
Anggota Komisi XII DPR RI, Irsan Sosiawan Gading. Foto : Ist/Andri.


PARLEMENTARIA, Jakarta 
– Anggota Komisi XII DPR RI, Irsan Sosiawan Gading, melakukan kunjungan kerja ke PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, dalam rangka untuk memastikan proses pemulihan kelistrikan di wilayah terdampak banjir berjalan optimal. Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya pengawasan serta tindak lanjut pelaksanaan Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) bagi masyarakat di Aceh.

Irsan Sosiawan mengapresiasi langkah cepat PLN dalam memulihkan layanan listrik bagi masyarakat terdampak bencana. Ia juga menekankan pentingnya keberadaan posko-posko siaga PLN agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara cepat dan responsif selama masa pemulihan.

“Kami mengapresiasi kerja keras PLN dalam memulihkan listrik di wilayah terdampak banjir. Kehadiran posko siaga sangat penting agar masyarakat dapat segera kembali menikmati layanan listrik,” ujar Irsan dalam keterangan tertulis kepada Parlementaria, di Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Politisi Fraksi Partai NasDem ini menindaklanjuti pelaksanaan Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) yang telah diperjuangkannya bagi masyarakat Aceh. 

“Program ini mencakup bantuan instalasi listrik rumah tangga, penyambungan jaringan listrik PLN, serta pemberian token listrik perdana bagi masyarakat yang sebelumnya belum memiliki akses listrik,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra, menyampaikan bahwa secara umum kondisi sistem kelistrikan di Aceh telah kembali pulih pascabanjir. Namun demikian, masih terdapat sekitar 76 kepala keluarga (KK) yang hingga saat ini belum dapat menikmati aliran listrik karena akses menuju lokasi mereka masih terputus akibat dampak banjir.

Khusus di wilayah Aceh Tamiang, proses pemulihan listrik masih menghadapi sejumlah kendala. Beberapa rumah warga mengalami kerusakan berat bahkan hilang akibat banjir, sehingga jaringan listrik belum dapat disalurkan kembali. PLN menyatakan siap menerima laporan dari masyarakat dan akan segera melakukan pemasangan kembali jaringan listrik apabila kondisi rumah warga telah pulih dan dinyatakan aman untuk dialiri listrik.

Berdasarkan laporan PLN UID Aceh, hingga saat ini program BPBL tahun 2025 telah menjangkau sekitar 5.700 rumah tangga di Aceh. Khusus di Daerah Pemilihan Aceh II, tercatat sebanyak 4.310 pelanggan telah menerima sambungan listrik melalui program tersebut, dengan sekitar setengahnya merupakan program yang diperjuangkan oleh Irsan Sosiawan Gading.

Hal ini merupakan hasil kolaborasi antara Irsan Sosiawan Gading selaku Anggota Komisi XII DPR RI, PLN, serta pemerintah daerah, guna memperluas akses listrik bagi masyarakat yang selama ini belum menikmati layanan listrik secara layak.

Ke depan, pada tahun 2026, program BPBL kembali menjadi salah satu prioritas pemerintah, termasuk untuk mendukung penyediaan listrik bagi hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana. Pemerintah menargetkan pembangunan lebih dari 15.000 unit hunian sementara bagi korban bencana di berbagai wilayah.

Irsan menegaskan bahwa akses listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terus diperluas agar semakin banyak warga dapat menikmati layanan listrik secara merata.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang sebelumnya belum memiliki akses listrik dapat segera merasakannya, termasuk saudara-saudara kita yang saat ini tinggal di hunian sementara akibat bencana,” tutup Irsan. •rdn