E-Media DPR RI

Buka Ramadan Fast BK DPR, Sekjen Ajak Perkuat Spiritualitas di Tengah Kesibukan Kerja

Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar dengan Kepala Badan Keahlian DPR RI, Bayu Dwi Anggono, saat berada di acara pembukaan Ramadan Fast di Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (6/3/2026). Foto: Karisma/Alma.
Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar dengan Kepala Badan Keahlian DPR RI, Bayu Dwi Anggono, saat berada di acara pembukaan Ramadan Fast di Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (6/3/2026). Foto: Karisma/Alma.


PARLEMENTARIA, Jakarta
 – Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar secara resmi membuka kegiatan Ramadan Fast 1447 H yang diselenggarakan oleh Badan Keahlian (BK) DPR RI dengan tema Fastabiqul Khairat: Berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan (QS. Al-Baqarah: 148) – Momentum Meraih Kebaikan Masa Kini dan Masa Depan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian program Ramadan di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI.

Dalam sambutannya, Indra Iskandar mengawali dengan menyampaikan rasa syukur atas kesempatan berkumpul dalam suasana Ramadan yang penuh berkah.

“Kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya kita dapat berkumpul pada sore hari ini dalam keadaan sehat walafiat,” ujar Indra saat membuka acara di Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Ia menilai kegiatan Ramadan Fast menjadi momentum penting untuk melakukan penyegaran spiritual di tengah padatnya aktivitas kerja di lingkungan DPR RI. Menurutnya, Ramadan memberikan ruang bagi seluruh pegawai untuk memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus menjaga keseimbangan antara tanggung jawab profesional dan kehidupan batin.

“Di tengah dinamika pekerjaan di Sekretariat Jenderal DPR yang menuntut profesionalitas, ketelitian, dan dedikasi tinggi, kegiatan seperti Ramadan Fast menjadi sangat penting karena memberikan ruang bagi kita untuk menyeimbangkan aktivitas keseharian dengan penguatan nilai-nilai spiritual,” katanya.

Indra juga mengapresiasi Badan Keahlian DPR RI yang terus menggagas kegiatan positif selama bulan Ramadan. Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi seremonial, tetapi mampu memperkuat kebersamaan serta menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial.

“Kita berharap melalui kegiatan seperti talkshow, berbagi dengan sesama hingga kebersamaan dalam berbuka puasa, kita diingatkan kembali bahwa setiap pekerjaan yang kita lakukan sejatinya dapat menjadi bagian dari ibadah apabila dilandasi niat baik, integritas, dan semangat memberikan manfaat bagi bangsa dan negara,” jelasnya.

Ia menambahkan, berbagai kegiatan Ramadan yang juga digagas oleh unit kerja lain di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI, termasuk kegiatan sosial kepada anak yatim, menjadi wujud kepedulian dan solidaritas antarsesama.

“Saya berharap Badan Keahlian dapat terus menghadirkan kegiatan positif dan inspiratif yang tidak hanya mendukung peningkatan kapasitas profesional, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas setiap hari,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Indra menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan Ramadan Fast.

“Kita tentu berharap kegiatan Ramadan Fast 1447 H ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi membawa berkah bagi kita semua, memperkuat silaturahmi, kebersamaan, dan solidaritas di antara kita,” tuturnya.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Indra Iskandar secara resmi membuka kegiatan Ramadan Fest 1447 H Badan Keahlian DPR RI.

Sebelumnya, Kepala Badan Keahlian DPR RI Bayu Dwi Anggono menjelaskan bahwa Ramadan Fast merupakan ruang refleksi sekaligus upaya menyeimbangkan aktivitas profesional dengan penguatan nilai spiritual di tengah padatnya tugas mendukung pelaksanaan fungsi DPR RI di bidang legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Menurut Bayu, rangkaian kegiatan Ramadan Fast meliputi lomba video dakwah kreatif antar pusat di lingkungan Badan Keahlian, talkshow Ramadan, serta kegiatan santunan dan buka puasa bersama anak yatim yang akan dilaksanakan pada pertengahan Maret.

“Seluruh rangkaian kegiatan ini diharapkan tidak hanya mendekatkan ibadah secara personal, tetapi juga memperkuat kebersamaan, silaturahmi, serta menumbuhkan semangat positif dalam menjalankan tugas sebagai bagian dari keluarga besar Badan Keahlian DPR RI,” kata Bayu. •ssb/rdn