Sekretaris Jenderal (Setjen) DPR RI Indra Iskandar, saat Penandatangan MoU dengan Yayasan Ary Ginanjar, di Ruang Rapat Setjen, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/1/2026). Foto: Septamares/Karisma.
PARLEMENTARIA, Jakarta – Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI menjalin kerja sama dengan Yayasan Ary Ginanjar melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) sebagai langkah strategis terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia. Sekretaris Jenderal (Setjen) DPR RI Indra Iskandar, mengatakan kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi yang terukur kepada seluruh pegawai.
“Penandatangan MoU ini sebagai wujud dalam menciptakan budaya kerja yang profesional dan berkualitas tinggi, kita tahu tekanan yang dihadapi cukup berat sehingga dibutuhkan peningkatan kapasitas,” ungkapnya di Ruang Rapat Setjen, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/1/2026).
Ia menyampaikan, ke depannya seluruh pegawai yang ada di lingkungan Setjen DPR RI akan mengikuti pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan oleh Yayasan Ary Ginanjar secara berkala. “Semua SDM yang ada secara berkala akan kita ikutkan dalam program-program yang dilakukan Yayasan Ary Ginanjar,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Ary Ginanjar selaku Owner mengungkapkan untuk membangun leadership dibutuhkan kemampuan kecerdasan spiritual yang membuat setiap orang mempunyai nilai-nilai integritas berdasarkan hati nurani dan kecerdasan emosional yang membangun empati agar tim menjadi lebih solid.
“Jadi nanti akan difokuskan untuk membangun kecerdasan IQ, EQ dan SQ secara seimbang”, imbuhnya.
Di sisi lain, ia menyampaikan ke depan pihaknya akan menerapkan manajemen talenta, sehingga kejeniusan setiap orang yang akan bekerja mempunyai talenta sendiri. “Jadi setiap orang yang akan bekerja di sini akan memiliki talenta sehingga kejeniusan bisa dibaca sejak awal,” katanya. •tn/rdn