E-Media DPR RI

Komisi VI Pastikan Stok Pangan dan Layanan Perbankan Aman Jelang Lebaran

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto, saat Kunjungan Kerja Komisi VI, di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (6/3/2026). Foto: Uf/Karisma.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto, saat Kunjungan Kerja Komisi VI, di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (6/3/2026). Foto: Uf/Karisma.

 

PARLEMENTARIAMakassar – Komisi VI DPR RI memastikan kesiapan stok pangan serta layanan perbankan menjelang Hari Raya Idulfitri melalui Kunjungan Kerja Reses di Semarang. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Adisatrya Suryo Sulisto mengatakan kunjungan ini ingin memastikan kesiapan pemerintah daerah dan BUMN menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama mudik Lebaran yang diperkirakan terjadi dalam dua minggu ke depan.

“Mobilitas masyarakat akan sangat tinggi menjelang Lebaran. Karena itu kami ingin memastikan ketersediaan pangan dan komoditas utama berada dalam kondisi aman,” kata Adisatrya di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (6/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, Komisi VI DPR RI berdialog dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah serta sejumlah BUMN sektor pangan seperti ID Food dan Perum Bulog.

Menurut Adisatrya, berdasarkan paparan dari pemerintah dan BUMN pangan, ketersediaan komoditas utama saat ini masih dalam kondisi aman. Meski demikian, ia menekankan pentingnya memastikan distribusi berjalan lancar agar stok tersebut benar-benar dapat menjangkau masyarakat dan tidak memicu kenaikan harga.

“Ketersediaan ada, tetapi kalau tidak terdistribusi dengan baik, akhirnya bisa menimbulkan inflasi. Kami berharap harga tetap stabil sehingga masyarakat masih bisa menjangkau kebutuhan pokok dengan harga yang wajar,” ujarnya.

Selain sektor pangan, Komisi VI DPR RI juga memastikan kesiapan sektor perbankan menghadapi lonjakan transaksi masyarakat selama periode Lebaran.

Bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara seperti Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, dan Bank Tabungan Negara diminta memastikan layanan ATM, mobile banking, serta ketersediaan uang tunai berjalan optimal.

Adisatrya juga mengingatkan pentingnya penguatan keamanan digital di tengah meningkatnya penggunaan layanan mobile banking oleh masyarakat. “Kami juga meminta perbankan meningkatkan cybersecurity, karena sekarang banyak modus penipuan melalui tautan palsu yang bisa menguras dana nasabah,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Ermarini menambahkan bahwa kunjungan kerja ini secara khusus difokuskan untuk melihat kesiapan BUMN dalam menghadapi lonjakan kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran, terutama di wilayah Jawa Tengah yang menjadi jalur utama arus mudik. “Jawa Tengah dan Jawa Timur merupakan pusat mobilitas mudik. Hampir semua arus pergerakan masyarakat melewati wilayah ini,” ujar Anggia.

Ia mengatakan BUMN pangan memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga melalui berbagai program seperti operasi pasar dan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijalankan oleh Bulog. “Bulog dan ID Food memastikan harga tetap stabil melalui SPHP maupun pasar murah agar harga tidak melonjak tinggi,” jelasnya.

Menurut Anggia, saat ini komoditas yang mengalami kenaikan harga paling signifikan adalah cabai merah, sementara komoditas pangan lainnya masih relatif stabil.

Ia juga menekankan pentingnya memastikan distribusi logistik berjalan merata, tidak hanya di Pulau Jawa tetapi juga di wilayah lain. “Sering kali barangnya ada, tetapi distribusinya yang menjadi kendala. Karena itu distribusi harus dipastikan berjalan lancar,” katanya. •uf/aha