E-Media DPR RI

UMKM di Tangsel Punya Potensi Besar, Komisi VII Dorong Kolaborasi Daerah dan Pusat

Ketua beserta beberapa anggota Komisi VII DPR RI, usai mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi VII ke Tangerang Selatan, Banten, Kamis (5/3/2026). Foto: Shane/Alma.
Ketua beserta beberapa anggota Komisi VII DPR RI, usai mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi VII ke Tangerang Selatan, Banten, Kamis (5/3/2026). Foto: Shane/Alma.


PARLEMENTARIA, Tangerang Selatan
 – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty mendorong penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, kementerian, dan pelaku usaha dalam pengembangan UMKM di Kota Tangerang Selatan. Menurutnya, potensi UMKM di wilayah tersebut sangat besar dengan beragam subsektor yang berkembang, mulai dari kriya, fesyen, hingga kuliner.

“Sangat-sangat luar biasa dan tadi saya meminta agar UMKM ini melakukan kolaborasi lah. Makanya kita setiap kunjungan kerja itu Komisi VII selalu membawa mitra kerja kita dari UMKM, Kementerian UMKM, pariwisata, industri selalu mengikuti kita agar memang melakukan kolaborasi dengan pemerintah daerah,” ujar Evita kepada Parlementaria usai mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi VII ke Tangerang Selatan, Banten, Kamis (5/3/2026).

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menambahkan bahwa pemerintah daerah perlu menyampaikan secara terbuka berbagai kendala yang dihadapi pelaku UMKM agar DPR bersama kementerian mitra dapat mencari solusi bersama. “Pemerintah daerah secara terbuka harus mengatakan apa nih kendala-kendala mereka, apa nih masalah-masalah yang mereka hadapi sehingga kita DPR maupun kemitraan kita yang hadir itu bisa mencari solusi dari permasalahan yang ada,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay menilai penguatan UMKM, khususnya di sektor kuliner, perlu didukung dengan program pendidikan dan pelatihan yang lebih sistematis agar mampu meningkatkan nilai tambah produk.

“Perlu diberikan pendidikan khusus misalnya kan ada pendidikan memberikan pelayanan kepada masyarakat, membungkus membuat dia rapi, membuat dia punya kotak (packaging) dan seterusnya itu kan nambah nilai. Nah ini untuk sementara ini kelihatannya yang sepanjang saya ketahui itu belum ada upaya sistematis yang dilakukan” jelas Saleh.

Saleh berharap pengembangan kapasitas pelaku usaha, khususnya di sektor kuliner, dapat terus ditingkatkan melalui pelatihan yang terstruktur sehingga UMKM di Tangerang Selatan dapat semakin berkembang dan memiliki daya saing yang lebih kuat. •syn/rdn