E-Media DPR RI

Tekan ‘Delay’ Pesawat & Angkutan Ilegal Demi Wujudkan Mudik 2026 Aman dan Lancar

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda saat Diskusi Dialektika Demokrasi bertema 'Sinergi Pemerintah dan Stakeholder Buat Mudik 2026 Aman dan Nyaman' di Ruang Abdul Muis, Senayan, Jakarta, Kamis (5/3/2026). Foto : Runi/Andri.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda saat Diskusi Dialektika Demokrasi bertema ‘Sinergi Pemerintah dan Stakeholder Buat Mudik 2026 Aman dan Nyaman’ di Ruang Abdul Muis, Senayan, Jakarta, Kamis (5/3/2026). Foto : Runi/Andri.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan seluruh stakeholder dalam memastikan mudik 2026 berjalan aman, nyaman, dan tertib. Menurutnya, salah satu fokus utama adalah meminimalisir keterlambatan atau delay penerbangan yang sering terjadi di berbagai bandara di Indonesia.

“Begitu terjadi delay pada pesawat-pesawat di berbagai bandara, ini menjadi persoalan serius yang harus segera ditangani,” ujar Huda di Ruang Abdul Muis, Senayan, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Selain itu, ujarnya, Komisi V DPR RI juga menyoroti isu rate check untuk memastikan tarif transportasi tetap transparan dan terjangkau. Baginya, langkah ini dianggap penting untuk mencegah praktik angkutan ilegal atau yang kerap disebut ‘angkutan zombie’, yakni kendaraan yang beroperasi tanpa izin dan berisiko membahayakan penumpang.

Huda juga menegaskan, sinergi lintas pemerintah, operator transportasi, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci utama agar mudik tahun ini dapat berlangsung lancar. Koordinasi ini, paparnya, mencakup pengawasan transportasi darat, laut, maupun udara, serta penerapan teknologi untuk memantau arus penumpang dan kendaraan.

Menutup pernyataan, melalui kolaborasi ini, Komisi V DPR RI berharap setiap kebijakan dan langkah yang diambil dapat meningkatkan kualitas layanan transportasi, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat yang melakukan mudik. •Rio/um