E-Media DPR RI

Dukung Kongres II IKAPBN, BK DPR: Perkuat Analis APBN yang Profesional dan Independen

Kepala Badan Keahlian DPR RI, Bayu Dwi Anggono. Foto: Arief/Karisma.
Kepala Badan Keahlian DPR RI, Bayu Dwi Anggono. Foto: Arief/Karisma.

 

PARLEMENTARIA, Jakarta – Komitmen memperkuat kualitas analisis anggaran negara kembali ditegaskan Badan Keahlian DPR RI. Melalui Pusat Analisis Anggaran dan Akuntabilitas Keuangan Negara (PA3KN), dukungan penuh diberikan terhadap penyelenggaraan Kongres II Ikatan Analis APBN Indonesia (IKAPBN), organisasi profesi Analis APBN di bawah pembinaan Sekretariat Jenderal DPR RI.

Kongres ini dinilai sebagai momentum strategis untuk memperkokoh peran Analis APBN sebagai garda terdepan dalam memastikan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan APBN. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Keahlian DPR RI, Bayu Dwi Anggono, Kepala PA3KN, Furcony Putri Syakura, serta Kepala Bagian Pembinaan Jabatan Fungsional Sekretariat Jenderal DPR RI, Budi Jatnika.

Kehadiran jajaran pimpinan menjadi sinyal kuat dukungan institusional terhadap peningkatan kompetensi dan profesionalisme Analis APBN. “Analis APBN memikul tanggung jawab besar untuk menghasilkan kajian yang profesional, non-partisan, objektif, akuntabel, dan berbasis bukti,” tegas Bayu melalui rilis yang disampaikan kepada Parlementaria di Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Ia juga menekankan pentingnya kapasitas teknis dalam membaca dampak kebijakan terhadap fiskal negara. Bayu turut menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya dan harapan kepada pengurus baru.

“Setiap kebijakan, terutama pembentukan undang-undang, harus disertai estimasi biaya dan analisis dampak terhadap keuangan negara. Di sinilah peran strategis Analis APBN dibutuhkan. IKAPBN harus menjadi motor konsolidasi internal, pusat pengembangan kompetensi, sekaligus ruang akselerasi karier bagi para Analis APBN di DPR RI,” katanya.

Senada dengan itu, Furcony Putri Syakura menegaskan bahwa IKAPBN bukan sekadar organisasi profesi, melainkan mitra strategis dalam mendukung pelaksanaan fungsi anggaran dan pengawasan DPR RI. “Sebagai unit pengguna jabatan fungsional Analis APBN, PA3KN berkepentingan memastikan setiap proses berjalan berdasarkan analisis yang tajam, independen, dan kredibel,” ujar Furcony.

Menurutnya, jabatan fungsional Analis APBN menuntut standar kompetensi yang tinggi serta integritas yang kuat. Ia juga berharap kepemimpinan IKAPBN periode 2026–2030 mampu membangun sinergi erat dengan PA3KN.

“Kita memiliki tujuan yang sama, yakni mewujudkan APBN yang semakin berkualitas dan akuntabel. Itu hanya dapat dicapai jika didukung oleh analis yang profesional dan berintegritas,” pungkasnya. •we/um