E-Media DPR RI

Persiapan Infrastruktur Jalur Mudik Lebaran Di Jateng Sudah Cukup Baik

Anggota Komisi V DPR RI, Fadholi, usai mengikuti agenda Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI dengan Gubernur Jateng beserta para pemangku kepentingan di Semarang, Jawa Tengah, Jum’at (20/2/2026). Foto: Jaka/Karisma.
Anggota Komisi V DPR RI, Fadholi, usai mengikuti agenda Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI dengan Gubernur Jateng beserta para pemangku kepentingan di Semarang, Jawa Tengah, Jum’at (20/2/2026). Foto: Jaka/Karisma.

PARLEMENTARIASemarang – Anggota Komisi V DPR Fadholi menilai persiapan infrastruktur menjelang mudik Lebaran di Jawa Tengah secara umum sudah berjalan cukup baik. Ia menjelaskan perbaikan jalan nasional, provinsi, hingga kabupaten dan kota disebut tengah berlangsung dan diprioritaskan pada jalur-jalur utama yang dilalui pemudik.

“Secara umum saya melihat persiapan sudah on progress dan cukup baik. Jalan-jalan utama sedang diperbaiki, termasuk penerangan di titik-titik yang masih minim,” kata Fadholi usai mengikuti agenda Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI dengan Gubernur Jateng beserta para pemangku kepentingan di Semarang, Jawa Tengah, Jum’at (20/2/2026).

Politisi F-NasDem ini juga mendorong percepatan pemasangan lampu penerangan jalan, terutama di wilayah yang belum terjangkau listrik. Menurutnya, kehadiran penerangan yang memadai menjadi faktor penting dalam menekan angka kecelakaan, khususnya pada malam hari. Ia juga menilai penggunaan lampu tenaga surya dapat menjadi solusi efektif dan berkelanjutan di daerah terpencil.

Dengan berbagai upaya tersebut, ia berharap kesiapan infrastruktur, baik jalur kereta maupun jalan raya, semakin optimal dalam mendukung kelancaran arus mudik serta meningkatkan keselamatan masyarakat. “Menurut saya peningkatan kualitas infrastruktur tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik jalan, tetapi juga harus diiringi dengan penguatan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna. Koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait dinilai menjadi kunci agar seluruh program berjalan efektif dan tepat sasaran. 

Selain itu, pengawasan terhadap pelaksanaan di lapangan juga perlu diperketat agar setiap perbaikan dapat diselesaikan sesuai target waktu, terutama menjelang puncak arus mudik, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,”jelas Fadholi.

Selain itu, Legilator Dapil Jateng I ini juga menyoroti masih banyaknya perlintasan sebidang tanpa palang pintu. Kondisi ini dinilai berbahaya, terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat arus mudik Lebaran. “Masih banyak perlintasan kereta yang belum memiliki palang pintu. Ini harus segera ditangani karena berpotensi menimbulkan kecelakaan, apalagi menjelang mudik,” ungkapnya.

Maka dari itu, Fadholi meminta pemerintah segera melakukan inventarisasi dan penanganan terhadap perlintasan tersebut, baik melalui pemasangan palang pintu maupun solusi teknis lainnya. Terkait pembiayaan, ungkapnya, Komisi V DPR menyatakan akan membahas lebih lanjut bersama pemerintah dan pemangku kepentingan, termasuk PT Kereta Api Indonesia (KAI). 

Mengingat kompleksitas persoalan, penanganan dinilai tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. “Penanganan ini perlu melibatkan lintas kementerian dan lembaga, tidak hanya Kementerian Perhubungan, tetapi juga Kementerian Pekerjaan Umum dan pihak terkait lainnya,” tandasnya. •/um