E-Media DPR RI

Peringati HPN 2026, Amelia Anggraini: Perkuat Regulasi AI dan RUU Penyiaran Bangun Ekosistem Pers

Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini usai Rapat Kerja Komisi I dengan Menteri Pertahanan, Menteri Keuangan, Panglima, dan Para Kepala Staf yang digelar di Ruang Komisi I DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2/2026). Foto : Aditya/Andri.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini usai Rapat Kerja Komisi I dengan Menteri Pertahanan, Menteri Keuangan, Panglima, dan Para Kepala Staf yang digelar di Ruang Komisi I DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2/2026). Foto : Aditya/Andri.


PARLEMENTARIA, Jakarta 
— Momentum Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menjadi refleksi penting bagi penguatan ekosistem media nasional di tengah perkembangan teknologi digital dan akal imitasi (Artificial Intelligence/AI). DPR RI mendorong penguatan regulasi terkait AI guna memastikan pers tetap sehat, profesional, dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menyampaikan bahwa perkembangan teknologi, termasuk AI, menjadi perhatian serius Komisi I dalam merumuskan kebijakan ke depan. Hal ini disampaikan Amelia saat ditemui Parlementaria setelah Rapat Kerja Komisi I dengan Menteri Pertahanan, Menteri Keuangan, Panglima, dan Para Kepala Staf yang digelar di Ruang Komisi I DPR, Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

“Kita di Komisi I sudah berpikir bagaimana ke depan, bagaimana negara-negara Korea Selatan sekarang juga sudah punya Undang-Undang AI. Sebagaimana Undang-Undang Penyiaran yang sekarang sedang digodok. Di Baleg, (RUU Penyiaran) itu juga salah satu perangkat yang juga untuk menunjang pers, media, bagaimana iklim atau ekosistem media ini, media digital, dan media konvensional bisa berkompetisi dengan sehat ke depan,” ujar Amelia.

Amelia menambahkan bahwa meskipun teknologi AI berkembang pesat, esensi jurnalistik tetap tidak dapat tergantikan oleh mesin.

“Jurnalistik itu tidak bisa didapatkan dari digital ataupun AI, jurnalistik itu kan melalui research, melalui wawancara, dan itu tidak bisa didapatkan dari AI, dan kelebihan itulah yang menjadi sebuah keabsahan dalam sebuah informasi,” tegas Politisi Fraksi Partai NasDem ini.

Melalui momentum HPN 2026, DPR RI berharap regulasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dapat memperkuat ekosistem media nasional sekaligus memastikan pers tetap menjadi sumber informasi yang kredibel dan terpercaya bagi masyarakat. •lis/rdn