E-Media DPR RI

Hamid Noor Yasin Dorong Integrasi Rekam Medis untuk Percepat Penanganan

Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Hamid Noor Yasin, dalam pertemuan dengan Direksi RS Kariadi Semarang beserta jajarannya di Gedung Penunjang RS Kariadi Semarang, Jawa Tengah, Jumat (6/2/2026). Foto: Oji/Karisma.
Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Hamid Noor Yasin, dalam pertemuan dengan Direksi RS Kariadi Semarang beserta jajarannya di Gedung Penunjang RS Kariadi Semarang, Jawa Tengah, Jumat (6/2/2026). Foto: Oji/Karisma.


PARLEMENTARIA, Semarang
— Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Hamid Noor Yasin, mendorong Rumah Sakit (RS) Kariadi Semarang bersama PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) untuk melakukan integrasi data rekam medis guna mempercepat penanganan pasien. Hal tersebut ia sampaikan saat melakukan pertemuan dengan Direksi RS Kariadi Semarang beserta jajarannya di Gedung Penunjang RS Kariadi Semarang, Jawa Tengah, Jumat (6/2/2026).

Menurut Hamid, konektivitas rekam medis menjadi kebutuhan penting agar data pasien dapat terintegrasi dengan baik antara rumah sakit provider dan pihak penjamin. “Konektivitas rekam medis diperlukan agar integrasi data rekam medis pasien antara rumah sakit provider, dalam hal ini RS Kariadi dengan Jasindo, dapat berjalan optimal untuk mempercepat penanganan medis,” ujar Hamid Noor Yasin.

Politisi PKS itu juga menekankan pentingnya pembaruan data anggota DPR RI beserta keluarga yang berhak menerima layanan, khususnya setelah pelantikan anggota dewan periode 2024–2029. “Di Jawa Tengah terdapat sepuluh daerah pemilihan, dan setidaknya ada tiga dapil yang wilayahnya berdekatan dengan RS Kariadi Semarang. Dalam satu dapil terdapat sekitar 7 hingga 9 anggota DPR terpilih. Kami berharap data-data ini selalu diperbarui,” tandas Legislator Dapil Jawa Tengah IV tersebut.

Selain itu, Hamid Noor Yasin yang juga merupakan Anggota Komisi XIII DPR RI memastikan kesiapan layanan kesehatan di RSUP Dr. Kariadi Semarang, baik dari sisi ketersediaan dokter spesialis maupun dukungan alat medis berteknologi canggih, untuk menunjang pelayanan kesehatan yang maksimal. •oji/aha