E-Media DPR RI

Indah Kurnia Apresiasi RS Persada Hospital Malang, Strategis dan Layanan Unggulan

Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Indah Kurnia saat mengunjungi RS Persada Hospital Malang, Jawa Timur, Senin (1/2/2026). Foto : Afr/Andri.
Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Indah Kurnia saat mengunjungi RS Persada Hospital Malang, Jawa Timur, Senin (1/2/2026). Foto : Afr/Andri.


PARLEMENTARIA, Malang 
– Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Indah Kurnia, menilai RS Persada Hospital Malang, Jawa Timur, sebagai salah satu rumah sakit yang strategis dan layak direkomendasikan, khususnya untuk menunjang kebutuhan anggota DPR RI dan keluarga.

Menurut Indah, Kota Malang saat ini menjadi destinasi dengan tingkat kunjungan kerja yang cukup tinggi. Akses menuju Malang dinilai semakin mudah, baik melalui Bandara Juanda Surabaya–Sidoarjo maupun Bandara Abdurrahman Saleh Malang yang lokasinya relatif dekat dengan RS Persada Hospital.

“Posisi rumah sakit ini berada di kawasan Araya, yang dalam tanda kutip cukup dekat dengan Bandara Abdurrahman Saleh. Di sekitarnya juga banyak restoran yang sangat direkomendasikan,” ujar Indah kepada Parlementaria, Malang, Jawa Timur, Senin (1/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Indah juga menyoroti sejumlah layanan unggulan yang dimiliki RS Persada Hospital. Salah satunya adalah Cardiac Center, yang dinilai relevan dengan kondisi masyarakat modern yang memiliki aktivitas tinggi dan tingkat stres yang juga meningkat. “Cardiac center ini menjadi sangat penting, mengingat dinamika dan kesibukan masyarakat saat ini,” katanya.

Selain itu, rumah sakit ini juga memiliki neurology center, layanan aesthetic, serta fasilitas tumbuh kembang anak. Meski saat ini RS Persada Hospital belum melayani pasien BPJS Kesehatan, Indah menilai dari sisi nuansa, kenyamanan kamar, hingga harga, rumah sakit ini masih berada pada kisaran yang wajar dan kompetitif.

Terkait fasilitas, Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menyebut RS Persada Hospital cukup lengkap, termasuk adanya layanan sport and wellness yang berfokus pada upaya preventif serta pemulihan pasca perawatan. “Sport and wellness ini penting, baik untuk pencegahan maupun recovery setelah tindakan medis. Ini menjadi kebutuhan masyarakat saat ini, dan di sini sudah disiapkan,” jelasnya.

Namun demikian, Indah menekankan bahwa sumber daya manusia, khususnya dokter spesialis dan subspesialis, menjadi faktor yang sangat krusial. Ia mengungkapkan belum sempat bertemu langsung dengan para dokter yang praktik di RS Persada Hospital.

“Bagaimanapun juga, fasilitas yang lengkap tanpa SDM yang memadai itu percuma, biasanya orang datang ke rumah sakit bukan semata karena gedung atau alat, tapi karena dokternya,” tegas Indah. Menurutnya, lebih dari 50 persen rasa aman dan proses kesembuhan pasien ditentukan oleh keyakinan bahwa mereka ditangani oleh dokter yang tepat dan kompeten. •afr/aha