Anggota Komisi X DPR RI Dewi Coryati dalam rapat dengar pendapat dengan kepala BRIN RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026). Foto : Mares/Andri.
PARLEMENTARIA, Jakarta — Anggota Komisi X DPR RI Dewi Coryati mengapresiasi kinerja Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam meningkatkan kapasitas pemanfaatan hasil riset dan inovasi yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Dewi menilai, melalui Program Peningkatan Kapasitas Pemanfaatan Riset dan Inovasi untuk Masyarakat (PKPRIM), berbagai inovasi BRIN telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat di daerah.
“Ada hal yang sangat menarik dan sudah dirasakan oleh daerah. Dengan adanya PKPRIM ini, masyarakat benar-benar merasakan bahwa inovasi yang dihasilkan oleh BRIN itu luar biasa dan manfaatnya nyata,” ujar Dewi dalam rapat dengar pendapat dengan kepala BRIN RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Ia mencontohkan, hasil riset BRIN tidak hanya menyentuh aspek akademik, tetapi juga persoalan dasar masyarakat, mulai dari penanganan kecacingan hingga peningkatan kapasitas penulisan jurnal ilmiah yang baik dan benar. “Mulai dari bagaimana mengatasi kecacingan, sampai bagaimana menulis jurnal dengan baik dan benar. Ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.
Namun demikian, Dewi menilai jangkauan program tersebut masih perlu diperluas agar manfaat riset dan inovasi BRIN dapat dirasakan lebih luas, khususnya di wilayah pedesaan dan pelosok. “Program ini perlu ditambah lagi, karena kalau bisa dirasakan lebih luas, maka nama BRIN benar-benar akan terasa sampai ke kampung-kampung,” tegasnya.
Sebagai penutup, Dewi berharap BRIN dapat menyusun strategi yang lebih masif dan berkelanjutan dalam mendistribusikan hasil riset ke daerah, sehingga inovasi yang dihasilkan tidak hanya berhenti di tingkat pusat, tetapi benar-benar menjadi solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat di seluruh Indonesia. •ak,gal/aha