Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Irma Suryani saat melakukan kunjungan BURT DPR RI ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Pamulang, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Jumat (23/1/2026). Foto: Farhan/Mahendra.
PARLEMENTARIA, Tangerang Selatan – Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI melakukan Kunjungan Kerja ke Rumah Sakit Mitra Keluarga di Pamulang untuk melihat berbagai fasilitas yang dimilikinya. Kunjungan ini juga dalam rangka mendorong agar SDM, khususnya dokter spesialis dan sub spesialis, termasuk pelayanannya dapat lebih ditingkatkan sehingga dapat menjadi rumah sakit andalan bagi masyarakat Pamulang dan sekitarnya.
Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Irma Suryani, menegaskan bahwa rumah sakit harus mampu menangani seluruh jenis penyakit, baik menular maupun tidak menular, dengan pelayanan yang komprehensif dan maksimal. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan BURT DPR RI ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Pamulang, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Jumat (23/1/2026).
Menurutnya, kelengkapan sumber daya manusia (SDM) kesehatan, alat kesehatan (alkes), serta ketersediaan obat-obatan merupakan kebutuhan mendasar yang harus dipenuhi rumah sakit. Ia menyoroti masih adanya keluhan masyarakat terkait keterbatasan dokter spesialis maupun subspesialis yang berdampak pada tidak optimalnya akses pelayanan kesehatan.
“Kalau masih ada rumah sakit yang spesialisnya belum lengkap, apalagi subspesialisnya, maka kebutuhan akses pelayanan kesehatan masyarakat tidak tercukupi secara maksimal. Ini yang harus menjadi perhatian serius,” ujar Irma.
Ia menekankan bahwa rumah sakit, khususnya yang berada di wilayah perkotaan seperti Jakarta Selatan dan sekitarnya, harus mampu memberikan pelayanan kesehatan yang menyeluruh, ditangani oleh tenaga medis yang berkualitas, serta didukung teknologi kesehatan yang modern dan mutakhir. Hal ini dinilai penting mengingat munculnya berbagai penyakit baru yang membutuhkan penanganan berbasis teknologi terkini.
Dalam kunjungan tersebut, Irma yang juga anggota Komisi IX yang membidangi kesehatan tersebut mengapresiasi pemaparan manajemen rumah sakit terkait layanan unggulan yang telah disiapkan dan dapat diakses oleh masyarakat. Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya pengelolaan dan pemeliharaan gedung rumah sakit agar kualitas fasilitas tetap terjaga.
“Kita sering melihat di Indonesia, hari ini gedungnya bagus, tapi beberapa waktu kemudian sudah kotor dan kumuh. Biaya pemeliharaan fasilitas harus benar-benar dikontrol,” tegasnya.
Selain itu, Irma juga menyoroti kecukupan SDM kesehatan agar masyarakat tidak kecewa ketika datang berobat namun tidak mendapatkan layanan sesuai kebutuhan karena keterbatasan tenaga medis. Menurutnya, kondisi tersebut dapat menjadi salah satu faktor masyarakat memilih berobat ke luar negeri.
Lebih lanjut, Politisi Fraksi NasDem ini mendorong perubahan paradigma pelayanan kesehatan dari yang bersifat kuratif ke preventif. Ia menilai upaya pencegahan harus lebih ditingkatkan agar beban anggaran kesehatan, baik bagi masyarakat maupun pemerintah, dapat diminimalkan.
Terkait program cek kesehatan gratis yang digagas pemerintah, Irma menyampaikan apresiasi. Namun ia menekankan pentingnya kejelasan tindak lanjut setelah pemeriksaan dilakukan, terutama terkait pembiayaan pengobatan lanjutan melalui BPJS Kesehatan.
“Banyak masyarakat yang bertanya, setelah ditemukan penyakit, apakah masih bisa dicover oleh BPJS? Ini yang harus dijelaskan, karena ketidakjelasan ini membuat masyarakat ragu memanfaatkan program cek kesehatan gratis,” ungkapnya.
Irma juga mengamati langsung kondisi fasilitas Rumah Sakit Mitra Keluarga Pamulang yang dinilainya masih baru, bersih, dan terawat. Ia pun menyarankan agar manajemen rumah sakit terus melakukan pengawasan dan kontrol terhadap biaya perawatan fasilitas guna menjaga kualitas pelayanan dalam jangka panjang.
Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya DPR RI dalam memastikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia. •mfn/rdn