E-Media DPR RI

Sambut Ketua Majelis Nasional Korea, Puan Soroti Perlindungan PMI

Ketua DPR RI, Puan Maharani menerima kunjungan Ketua Majelis Nasional Republik Korea, Woo Won-shik, di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026). Foto: Runi/Karisma.
Ketua DPR RI, Puan Maharani menerima kunjungan Ketua Majelis Nasional Republik Korea, Woo Won-shik, di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026). Foto: Runi/Karisma.


PARLEMENTARIA, Jakarta 
– Ketua DPR RI Puan Maharani menerima kunjungan Ketua Majelis Nasional Republik Korea, Woo Won-shik, di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026). Pertemuan bilateral tersebut membahas sejumlah isu strategis, salah satunya perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Korea Selatan.

Ketua Majelis Nasional Republik Korea tiba di Gedung Nusantara sekitar pukul 11.00 WIB dan disambut langsung oleh Puan Maharani didampingi sejumlah pimpinan dan anggota DPR RI, termasuk Wakil Ketua Komisi XI Dolfie Othniel Frederic Palit, Wakil Ketua Komisi IX Charles Honoris, serta anggota BKSAP DPR RI.

“Indonesia mengapresiasi Republik Korea yang telah membuka peluang kerja bagi puluhan ribu pekerja migran Indonesia di berbagai sektor, sekaligus berharap perlindungan terhadap PMI terus diperkuat agar mereka dapat bekerja secara aman, bermartabat, dan memperoleh hak-haknya,” ujar Puan dalam pertemuan tersebut. 

Selain isu PMI, Puan dan Woo Won-shik juga membahas penguatan hubungan bilateral dan kerja sama antar-parlemen Indonesia–Korea Selatan yang telah terjalin selama lebih dari lima dekade. Indonesia dan Korea Selatan saat ini tercatat sebagai mitra strategis khusus dengan kerja sama yang terus berkembang di berbagai bidang.

Puan turut menegaskan bahwa DPR RI berkomitmen memperkuat diplomasi parlemen, termasuk melalui kerja sama di forum regional dan internasional seperti AIPA, guna mendukung implementasi kesepakatan antara ASEAN dan Korea Selatan serta menjaga stabilitas kawasan di tengah ketidakpastian global.

“Kerja sama antar-parlemen sangat penting untuk memastikan kemitraan strategis kedua negara dapat diterjemahkan ke dalam program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Indonesia dan Korea,” kata Puan.

Di bidang ekonomi, Puan menyoroti peran Korea Selatan sebagai salah satu investor utama di Indonesia dalam satu dekade terakhir. DPR RI mendorong agar investasi Korea ke depan semakin berkualitas, terutama dalam penciptaan nilai tambah, alih teknologi, penguatan industri rendah karbon, serta pengembangan proyek strategis nasional, termasuk di Ibu Kota Nusantara.

“Kami berharap investasi Korea Selatan terus meningkat dan berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. •ujm/aha