E-Media DPR RI

Legislator Sampaikan Pentingnya Penguatan Ekonomi Syariah dalam Fit and Proper Test Calon Deputi Gubernur BI

Anggota Komisi XI DPR RI Tommy Kurniawan dalam Uji Kelayakan dan Kepatutan (fit and proper test) terhadap Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Solikin M. Juhro, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Jumat (23/01/2024). Foto : Runi/Andri.
Anggota Komisi XI DPR RI Tommy Kurniawan dalam Uji Kelayakan dan Kepatutan (fit and proper test) terhadap Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Solikin M. Juhro, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Jumat (23/01/2024). Foto : Runi/Andri.


PARLEMENTARIA, Jakarta —
 Anggota Komisi XI DPR RI Tommy Kurniawan menyoroti pentingnya pemberdayaan ekonomi pesantren dan penguatan ekonomi syariah. Tommy menilai konsep itu menjadi strategi yang relevan terhadap kemajuan peradaban pesantren, khususnya dalam aspek ekonomi.

Hal itu disampaikannya dalam Uji Kelayakan dan Kepatutan (fit and proper test) terhadap Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia, Solikin M. Juhro, di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Jumat (23/01/2024). 

“Partai Kebangkitan Bangsa selama ini sangat berfokus terhadap kemajuan peradaban pesantren, utamanya dalam bidang ekonomi. Bahkan kami juga membentuk forum khusus agar pesantren ke depan bisa menjadi salah satu kontributor pertumbuhan ekonomi,” ujarnya. 

Menurutnya, santri memiliki modal sosial yang kuat berupa tempaan pendidikan, kedisiplinan, serta adab yang baik. Ia menilai potensi tersebut akan semakin optimal apabila dibarengi dengan penguatan literasi dan kurikulum ekonomi, khususnya ekonomi syariah.

“Kami melihat para santri ini memiliki tempaan belajar yang baik, adab-adab yang kuat. Kalau ini diisi dengan ilmu ekonomi dan diberdayakan, kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi tentu sangat besar,” katanya.

Untuk itu, Legislator Fraksi PKB ini menyoroti besarnya potensi pesantren dengan jumlah peserta didik yang mencapai jutaan orang kemudian meminta penjelasan lebih lanjut terkait implementasi konkret dari konsep pemberdayaan ekonomi pesantren.  •ak, gal/rdn