Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI, Wahyudin Noor Aly, saat mengikuti pertemuan di Kantor BPN Tangsel, Jumat (5/12/2025). Foto: Oji/vel
PARLEMENTARIA, Tangerang Selatan — Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI, Wahyudin Noor Aly, mengapresiasi capaian progres sinkronisasi data Nomor Identifikasi Bidang Tanah (NIB) dan Nomor Objek Pajak (NOP) yang dilakukan antara Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Tangerang Selatan dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Hal tersebut disampaikan Wahyudin usai menggelar pertemuan dengan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan, Seto Apriyadi, beserta jajaran di Kantor BPN Tangsel, Jumat (5/12/2025).
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menjelaskan bahwa Komisi II DPR RI menerima laporan mengenai progres positif sinkronisasi data NIB dan NOP di wilayah Tangerang Selatan. Menurutnya, proses integrasi data tersebut berjalan baik berkat penggunaan sistem digital dan jaringan yang saling terhubung antara dua instansi.
“Ke depan tinggal bagaimana sinkronisasi pemerintah daerah dengan Kantah ini. Tadi saya dapat laporan yang bagus, antara pemerintah daerah punya data yang NIB-nya sudah sama. Biasanya persoalan di daerah lain itu kan beda. Nah, di sini sudah pakai digitalisasi, ada *nge-link* dengan teknologi yang ketika ada perubahan bisa langsung diketahui oleh masing-masing, baik di Kantah maupun di Pemda,” ujar Wahyudin.
Selain isu sinkronisasi data, Wahyudin juga menyoroti fakta bahwa tidak terdapat Lahan Baku Sawah (LBS) di wilayah Tangerang Selatan. Legislator Dapil Jawa Tengah IX itu menyebut hal tersebut menunjukkan bahwa zona hijau di Tangsel telah tertata dan tidak menyisakan persoalan terkait Lahan Sawah Dilindungi (LSD).
“Ini bagus artinya. Biasanya yang bermasalah kan itu, karena ada zona di daerah dengan di pusat yang tidak sinkron. Nah, di sini sudah selesai semuanya,” tambahnya.
Kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI ke Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan dipimpin oleh Wahyudin Noor Aly (PAN/Jawa Tengah IX). Turut hadir anggota Komisi II lainnya, yaitu Heri Gunawan (Gerindra/Jawa Barat IV), Esthon L. Foenay (Gerindra/NTT II), Indrajaya (PKB/Papua), Romy Soekarno (PDIP/Jawa Timur VI), Shintya Sandra Kusuma (PDIP/Jawa Tengah IX), Agustina Mangande (Golkar/Sulsel III), dan Ishak Mekki (Demokrat/Sumsel I). •oji/aha