#Non-Isu

Siti Mukaromah Suarakan Kesetaraan Gender di Internasional Women’s Day Run 2024

Anggota DPR RI Siti Mukaromah saat diwawancarai Parlementaria usai mengikuti ajang lari Women's Day Run 2024 di halaman Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Minggu (21/4/2024). Foto: Jaka/vel.
Anggota DPR RI Siti Mukaromah saat diwawancarai Parlementaria usai mengikuti ajang lari Women’s Day Run 2024 di halaman Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Minggu (21/4/2024). Foto: Jaka/vel.

PARLEMENTARIA, Jakarta – Anggota DPR RI Siti Mukaromah berharap dalam momen peringatan International Women’s Day atau Hari Perempuan Internasional, perempuan Indonesia bisa menjadi perempuan yang mandiri dan mampu sejajar dengan laki-laki.  Hal ini disampaikan Siti Mukaromah pada Parlementaria, usai mengikuti ajang lari Women’s Day Run 2024 yang diadakan di halaman Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Minggu (21/4/2024).

”Jadi, sudah dua periode ini, dengan tahun kemarin, ini tahun yang kedua, kita bersama-sama dengan Kader Bangsa, melaksanakan lari maraton dalam rangka memperingati hari perempuan. Dan kebetulan, hari ini adalah Hari Kartini juga. Di mana 21 April adalah hari dimana lahirnya salah satu pendobrak emansipasi perempuan, adalah RA Kartini. Maka kita tentunya bersama-sama, perempuan bangsa dan negara bangsa, melaksanakan dan memeriahkan acara kita hari ini,” kata Anggota Komisi VI DPR RI ini.

“Dengan berlari, maka perempuan juga mampu untuk menyetarakan bersama-sama dengan laki-laki, sehingga tidak ada lagi bias atau ketimpangan gender”

Legislator Dapil Jawa Tengah VIII ini juga menjelaskan, dalam ajang lari Women’s Day Run 2024 ini ia mengibaratkan perempuan indonesia haruslah menjadi perempuan yang kuat. Sebagaimana lari juga harus mempunyai energi yang kuat, punya kekuatan tangguh dan punya kemampuan untuk bisa sejajar dengan laki-laki.

”Sebagaimana ketika kita lari, lari butuh sebuah kekuatan, maka hari ini juga kita menginginkan dan berharap, bahwa perempuan-perempuan di seluruh Indonesia juga mempunyai energi yang kuat, punya kekuatan tangguh dan punya kemampuan untuk bisa sejajar dengan laki-laki. Sehingga, dengan berlari, maka perempuan juga mampu untuk menyetarakan bersama-sama dengan laki-laki, sehingga tidak ada lagi bias atau ketimpangan gender,” jelas Politisi Fraksi PKB ini.

Di akhir wawancara, Kartini kelahiran Banyumas ini, berbagi pengalamannya lari 10K bersama ribuan peserta. Ia menilai, hal itu merupakan pengalaman luar bisa dan tak terlupakan.

”Tadinya saya berpikir tidak sampai lari se-full itu, tapi Alhamdulillah hari ini bersama Bapak Muhaimin Iskandar, bisa ikut lari, rasanya, pengalamannya luar biasa, karena saya biasanya lebih memilih main bulu tangkis daripada lari, jadi luar biasa. Dan ini memang betul-betul membuat energi kita fresh, apalagi kita baru sebulan kemarin, kita melaksanakan puasa Ramadhan, tentunya banyak aktivitas yang agak terkendala, dan hari ini diawali dengan lari 10 kilometer dan itu luar biasa,” pungkasnya. •we/rdn

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *