#Industri dan Pembangunan

Perbanyak Jumlah ‘Exit’ Tol Prabumulih-Indralaya Agar Masyarakat Turut Rasakan Dampak Pembangunan

Wakil Ketua Komisi V DPR Roberth Rouw saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspik) meninjau pembangunan Exit Tol Prabumulih di Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Sumsel, Jumat (8/9/2023). Foto: Devi/Man.
Wakil Ketua Komisi V DPR Roberth Rouw saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspik) meninjau pembangunan Exit Tol Prabumulih di Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, Sumsel, Jumat (8/9/2023). Foto: Devi/Man.

Tim Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspik) ke Provinsi Sumatera Selatan. Dalam Kunspik yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V Roberth itu, Komisi V meninjau pembangunan Exit Tol Prabumulih.

Dalam kesempatan itu, Roberth menyampaikan bahwa kualitas Jalan Tol Indralaya – Prabumulih sudah cukup baik. Hanya saja, tambahnya, masih banyak masyarakat yang tinggal di daerah-daerah yang dilewati oleh jalan tol tersebut yang belum bisa menikmati dampak pembangunan dari adanya jalan bebas hambatan itu. Hal itu karena masih minimnya jumlah akses pintu keluar tol (exit toll) yang ada.

“Kita lihat kualitas jalan tol kita ini sudah baik, tetapi masyarakat yang tinggal di daerah-daerah kabupaten yang dilewati oleh jalan ini masih banyak yang belum bisa mendapat akses untuk bisa menikmati jalan tol ini. Hal ini perlu menjadi fokus utama dari Kementerian PUPR agar bagaimana bisa membangun backbone-nya. Tidak boleh kita lupakan bahwa akses exit perlu dibangun untuk daerah yang dilewati agar masyarakat bisa juga menikmati keberadaan jalan tol ini. Untuk itu kami minta supaya hal ini menjadi perhatian,” ucap Roberth Rouw kepada Parlementaria di Palembang, Sumsel, Jumat (8/9/2023).

Selain melakukan peninjauan terhadap pembangunan akses Exit Tol Prabumulih, Tim Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI juga menyambangi Universitas Sriwijaya untuk melihat dan memberikan dukungan bagi pembangunan Rusunawa dan Embung di Kampus UNSRI.

“Hari ini kami juga hadir di Universitas Sriwijaya untuk memberikan dukungan penuh bagaimana kita meningkatkan sumber daya manusia, khususnya di Provinsi Sumatera Selatan terkait dengan infrastruktur pendidikan. Kita melihat saat ini pembangunan rumah susun yang ada walaupun masih belum semua terbangun dari yang direncanakan. Kita berharap kedepan apa yang menjadi kebutuhan bagi pembangunan Rusunawa ini bisa terpenuhi,” ungkap Politisi Fraksi Partai NasDem ini.

Terkait masalah pembangunan embung di Universitas Sriwijaya, ia mengatakan, berdasarkan paparan Rektor Universitas Sriwijaya, keberadaan embung tersebut sangatlah bermanfaat dan bernilai guna yang sangat baik. Di samping itu, keberadaan embung ini juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana rekreasi bagi masyarakat luas bukan hanya untuk kepentingan kampus semata apabila ditata dengan baik. 

“Kedepan kita harus sudah bisa memberikan perhatian lebih terhadap fasilitas-fasilitas pendidikan kita. Karena bagaimana kita mau menghasilkan sumber daya yang baik kalau tempat pendidikannya tidak mendukung. Komisi V concern dan memberikan dukungan serta perhatian terhadap  fasilitas-fasilitas pendidikan kita,” tegas Roberth.

Dikatakannya, SDM yang ada di UNSRI juga tidak kalah dengan tempat lain. “Mereka kerap mengikuti berbagai kompetisi bidang keilmuan, bukan hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri. Dan mereka mendapat peringkat yang baik. Sumber Daya aya Manusia kita itu sangat bisa untuk kita tingkatkan,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UNSRI menyampaikan rasa terima kasih dan bangga atas kehadiran dan dukungan yang diberikan Komisi V DPR RI terkait masalah infrastruktur pendidikan. Menurutnya, kalau perguruan tinggi ingin maju, infrastrukturnya juga harus bagus. Kampus merupakan tempat mencetak aset anak-anak bangsa selaku generasi penerus negeri ini. •dep/rdn

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *