Legislator Dorong Percepatan Vaksinasi 'Booster' di Kota Bekasi

[Anggota Komisi IX DPR RI Putih Sari memimpin pertemuan dengan perwakilan Kementerian Kesehatan, Pemerintahan Kota Bekasi, perwakilan BPJS Kesehatan Kota Bekasi, dan Direktur RSUD Kota Bekasi di Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Senin (27/06/2022). Foto: Tasya/Man]

 

Anggota Komisi IX DPR RI Putih Sari mengatakan hampir di seluruh daerah memiliki tantangan yang sama dalam mengejar target vaksinasi, tidak terkecuali vaksinasi di Kota Bekasi, Jawa Barat. Putih mengungkap masih banyak daerah yang sulit mengejar capaian vaksinasi booster, padahal vaksinasi booster dinilai penting untuk melindungi masyarakat dari berbagai varian virus Covid-29 yang terus bermutasi.

 

“Saya kira masih sama ya tantangannya dengan daerah-daerah lain yaitu terkait vaksinasi booster yang masih rendah, dan kami mendorong agar pemerintah kota bekasi ini untuk bisa segera meningkatkan capaian vaksinasi booster-nya. Sehingga jangan sampai angka covid ini jadi meningkat karena memang booster-nya rendah,” terang Putih Sari usai memimpin pertemuan dengan perwakilan Kementerian Kesehatan, Pemerintahan Kota Bekasi, perwakilan BPJS Kesehatan Kota Bekasi, dan Direktur RSUD Kota Bekasi dalam rangka Kewaspadaan terhadap 'Penyakit Infeksi Emerging' (PIE) di Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Senin (27/06/2022).

 

Meskipun capaian vaksinasi belum maksimal, Legislator Dapil Jabar VII ini tetap mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Pemkot Bekasi dalam mengejar capaian vaksinasi di Kota Bekasi. Diantaranya pelibatan aparat Kepolisian serta program door to door untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya vaksin booster. Putih mengharapkan upaya yang dilakukan Pemkot dapat memunculkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai vaksinasi Covid-19.

 

“Kami mengapresiasi upaya dari Pemerintah Kota Bekasi dengan melibatkan aparatur yang lain seperti Kepolisian tadi disampaikan yah, lalu door to door juga ke masyarakat. Hanya saja memang ini yang harus terus ditingkatkan sehingga timbul kesadaran masyarakat selain tentunya memberikan edukasi yang lebih kepada masyarakat tentang pentingnya booster vaksin ini,” ujar Putih.

 

Selain penanganan Covid-19, Komisi IX DPR juga menyoroti berbagai penyakit infeksi emerging lainnya. Pada pertemuan tersebut, Dinas Kesehatan Bekasi mengungkap satu kasus suspek Monkey Pox dan empat kasus suspek Hepatitis Akut Misterius. Atas kondisi tersebut, Putih menilai Pemkot Bekasi sudah sigap dalam mengantisipasi penyebaran dan penularan penyakit-penyakit tersebut. Walaupun pihaknya melihat masih ada beberapa sarana prasarana penunjang yang masih belum memadai dan butuh dukungan dana dari pemerintah pusat.

 

“Tadi disampaikan bahwasannya ada beberapa kasus di Bekasi, Monkey Pox itu ada satu suspek dan hepatitis akut pun ada beberapa. Sehingga dari apa yang disampaikan walaupun masih suspek. Tapi saya melihat kesiapsiagaan dari Kota Bekasi cukup baik. Hanya memang ada beberapa sarana prasarana penunjang yang mereka inginkan dukungan dari pemerintah pusat,” kata Putih. (nap/aha)

Tim Redaksi

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)