Legislator Berharap Vaksin ‘Booster’ Diberikan Gratis Kepada Masyarakat

[Anggota Komisi IX DPR RI Alifuddin. Foto: Geraldi/nvl]

 

Anggota Komisi IX DPR RI Alifuddin mendukung program vaksinasi booster Covid-19 yang akan dilaksanakan mulai 12 Januari mendatang di sejumlah daerah. Namun Alifuddin berharap vaksin booster bisa diberikan secara gratis oleh pemerintah untuk masyarakat.

 

“Kami berharap vaksin booster bisa diberikan secara gratis mengingat vaksin merupakan  kebutuhan dasar yang menjadi tanggung jawab pemerintah,” katanya melalui rilis yang diterima Parlementaria, baru-baru ini. 

 

Lebih lanjut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyampaikan, sesuai dengan pembahasan terakhir bersama Menteri Kesehatan, DPR menyetujui pelaksanaan vaksinasi Covid-19 booster dengan catatan, bahwa semua gratis kecuali bagi yang mampu, dan ada skema berbayar hanya untuk yang mampu.

 

“Ada tolok ukur atau indikator masyarakat mampu kualifikasinya seperti apa, namun dengan beberapa kondisi tertentu,” usul Alifuddin. Apabila suara sumbang karena kondisi yang memaksa harus berbayar, maka pemerintah wajib menerapkan harga standar dan terjangkau, jangan sampai terjadi komersialisasi. 

 

"Harus diingat bahwa vaksin booster wajib digratiskan untuk  masyarakat dengan usia rentan, PBI (penerima bantuan iuran), kurang mampu dan bukan para pejabat atau orang yang mampu,” jelas legislator dapil Kalimantan Barat I tersebut. Terkait vaksin yang digunakan pada vaksinasi booster, pemerintah harus berupaya dengan maksimal, agar diutamakan menggunakan Vaksin Merah Putih. (rnm/sf)

Tim Redaksi

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)