Legislator Apresiasi RRI Bandung Tingkatkan Konsistensi Siaran

[Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Farhan saat sesi foto bersama usai melakukan kunjungan kerja spesifik ke Bandung, Provinsi Jawa Barat, Jumat lalu (27/5/2022). Foto: Chasbi/nvl]

 

Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Farhan mengapresiasi kinerja Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI) Kota Bandung yang telah melakukan tindak lanjut dari pembicaraan dengan DPR RI tahun 2021 yakni  terkait pemanfaatan beberapa ruang-ruang di Gedung RRI Bandung untuk dimanfaatkan oleh musisi lokal guna meningkatkan konsistensi konten siaran. 

 

“Konten siaran RRI ini sebetulnya yang diharapkan adalah sebuah konsistensi. Maaf kalau istilah saya agak kurang enak, RRI Bandung adalah 'random of the last resource' mengapa saya katakan demikian karena radio swasta sekarang ini sudah megap-megap, sudah tidak dapat iklan lagi,” katanya selagi melakukan kunjungan kerja spesifik ke Bandung, Provinsi Jawa Barat, Jumat lalu (27/5/2022). 

 

Politisi fraksi partai NasDem itu mengatakan bahwa satu-satunya radio di Kota Bandung yang masih layak dan beroperasi  yaitu grup radio Ardan. Sudah  tidak ada lagi radio yang mendapat subsidi atau iklan. Jadi jika subsidi dicabut 100 persen maka radio di Bandung mati kecuali grup radio Ardan.

 

“Maka kondisi seperti inilah sebetulnya yang menjadi peluang RRI untuk tampil sebagai radio yang bisa memberikan banyak sekali informasi-informasi. Kemudian yang saya harapkan salah satunya yaitu Bapak Kepala Stasiun untuk bisa kerjasama dengan mitra untuk membuat konten yang ada,” jelasnya. 

 

Legislator daerah pemilihan Jawa Barat I itu pun mengatakan bahwa nantinya memang akan ada masalah pembicaraan terkait anggaran, tetapi yang ia lihat RRI memiliki peluang yang sangat besar untuk mencari dan mendapatkan mitra.  Kemitraan diarahkan kepada musisi, kemudian konteksnya bisa dilihat diberbagai macam ruang promosi yang ada di RRI. 

 

“Karena bagaimanapun juga RRI bisa punya ruang promosi untuk masyarakat dengan berbagai macam bentuk. Saya kira apabila bentuknya berupa PSA dengan membawa tema tentu saja memberikan sentuhan edukasi publik, itu bisa diterima masyarakat dengan baik,” tukasnya. (cas/aha)

Tim Redaksi

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)