Komisi VII: Nuklir Energi Baru yang Bersih dan Layak Dikembangkan

[Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI ke DIY mengunjungi Reaktor Nuklir Kartini BRIN di Yogyakarta, Kamis (20/1/2022). Foto: Eno/Man]

 

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eddy Soeparno mengatakan nuklir sebagai salah satu energi baru yang bersih dan layak untuk dikembangkan di Indonesia. Pihaknya berharap ke depannya Indonesia bisa memanfaatkan energi nuklir untuk kegunaan dan manfaat yang lebih besar, di antaranya untuk pembangkit listrik.

 

“Sebagai negara yang memang menargetkan bahwa EBT (Energi Baru dan Terbarukan) yang sangat tinggi ke depannya, nuklir menjadi salah satu alternatif kita," ucap Eddy saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI ke DIY mengunjungi Reaktor Nuklir Kartini BRIN di Yogyakarta, Kamis (20/1/2022).

 

Dari aspek biaya, aspek keamanan dan aspek lokasi, menurut Eddy untuk pembangunan reaktor nuklir cukup terbatas di Indonesia, tetapi menurutnya hal ini bisa dikembangkan, apalagi teknologi nuklir ini sudah bisa mengembangkan pembangkit listrik nuklir modular, yang tidak perlu biaya besar, tidak perlu pembangkit dengan kapasitas besar, dan bisa dibangun relatif di daerah-daerah yang memang memiliki kontur tanah dan lahan yang memang cocok seperti di Kalimantan Barat dan di Bangka Belitung.

 

"Ke depannya kami berharap bahwa memang akan ada peningkatan kapasitas dan teknologi, karena memang reaktor ini sudah relatif tua usianya, sudah dibangun dan beroperasi sejak Tahun 1979, jadi memang diperlukan peremajaan dan peningkatan kapasitas, karena kapasitasnya hanya 100 KW," ujar Eddy.

 

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menambahkan, Komisi VII DPR RI sudah melihat bahwa hasil-hasil produk yang memang merupakan pengembangan dari riset dan pengembangan teknologi nuklir itu sudah layak untuk dijadikan bahan untuk ekspor, akan tetapi masih butuh lagi fasilitas riset yang lebih mumpuni, yang lebih maju secara teknologi, dan lebih up to date secara teknologi.

 

"Saya kira Indonesia sebagai negara besar yang memiliki kemampuan untuk menyerap berbagai hasil teknologi dari nuklir, termasuk mengekspornya. Saya kira merupakan salah satu negara dengan peluang besar untuk bisa menggunakan nuklir ini untuk pengembangan hal-hal yang sifatnya tidak hanya untuk pembangkit listrik, tetapi juga untuk aspek pertanian misalnya," ungkap legislator dapil Jawa Barat III tersebut. (eno/sf)

Tim Redaksi

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)