GKSB Indonesia-Afrika Selatan akan Perkuat Hubungan Kerja Sama Ekonomi & Budaya

Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI untuk Afrika Selatan Andreas Hugo Pareira usai diskusi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Direktur Asia Pasifik dan Afrika tentang rencana kunjungan ke Afrika Selatan di Ruang Delegasi, Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (31/1/2023). Foto: Jaka/Man

Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI untuk Afrika Selatan Andreas Hugo Pareira usai diskusi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Direktur Asia Pasifik dan Afrika tentang rencana kunjungan ke Afrika Selatan di Ruang Delegasi, Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (31/1/2023). Foto: Jaka/Man

Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) DPR RI untuk Afrika Selatan Andreas Hugo Pareira adakan diskusi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Direktur Asia Pasifik dan Afrika tentang rencana kunjungan ke Afrika Selatan. Diskusi tersebut membahas isu-isu dan pending matters dari hubungan bilateral antara Indonesia dan Afrika Selatan.

Dia mengungkapkan Indonesia dan Afrika Selatan akan memperkuat hubungan peningkatan ekonomi dan kebudayaan tentang kerukunan dan keberagaman. Rencana tersebut termasuk inventaris hal-hal yang belum dilaksanakan seperti kerja sama konstruksi, ekspor motor gesits, dan kerjasama kesehatan.

“Tadi kami bicara tentang beberapa hal yang berkaitan dengan pending matters dari hubungan bilateral antar Indonesia dan Afrika Selatan,” ujar Andreas kepada Parlementeria di Ruang Delegasi, Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (31/1/2023).

Delegasi Indonesia juga akan bertemu dengan Duta Besar atau perwakilan Afrika Selatan untuk lebih membahas detail persoalan-persoalan tersebut sebelum melakukan kunjungan. Selain itu, Politisi Fraksi PDI-Perjuangan juga menyampaikan bahwa Afrika Selatan dianggap sebagai contoh negara yang mampu melakukan rekonsiliasi dengan baik dan membangun kesetaraan antar warga negara, warna kulit, ras, dan agama.

“Bahwa tadi saya juga sampaikan bahwa kita tahu bahwa Afrika Selatan ini adalah salah satu contoh negara yang apa bisa melakukan rekonsiliasi dengan baik itu yang kemudian menjadi model di dalam kesetaraan, membangun kesetaraan antar kebhinekaan, kesetaraan antar warna kulit, dan ras,” tutur Andreas.

Legislator Dapil Nusa Tenggara Timur I ini berharap dengan dibangunnya kerjasama bilateral Indonesia-Afrika Selatan dapat memberikan dampak positif bagi Indonesia untuk mempererat hubungan diplomasi dan membantu membangun kerjasama antar warga negara, budaya, dan suku yang ada di Afrika Selatan.

“Kami rapat dengan Kementerian Luar Negeri dengan direktur Asia Pasifik dan Afrika mengenai rencana kunjungan dari BKSAP DPR Kebetulan saya sebagai ketua delegasinya dan kami merencanakan untuk berkunjung ke Afrika Selatan, parlemen, dan counterpart dari Indonesia di Afrika Selatan,” jelas Andreas. •gam,ssb/aha

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)