TA Khalid: Masyarakat Sejahtera, Hutan Terjaga

Anggota Komisi IV DPR RI TA Khalid saat Kunjungan Kerja Komisi IV di Banda Aceh, Rabu (12/10). Foto: SSB/PDT 
Anggota Komisi IV DPR RI TA Khalid saat Kunjungan Kerja Komisi IV di Banda Aceh, Rabu (12/10). Foto: SSB/PDT

Menjaga kelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama, eksploitasi hutan yang tak terkendali akan berakibat bencana bagi semua pihak. Dalam menjaga kelestarian hutan sudah selazimnya melibatkan masyarakat sekitar, menurut Anggota Komisi IV DPR RI TA Khalid, memberikan pemahaman dan mensejahterakan masyarakat di lingkungan hutan harus menjadi perhatian pemerintah. Baginya masyarakat yang sejahtera modal pertama menjaga hutan.

Pernyataan tersebut diungkapkan saat Kunjungan Kerja Komisi IV di Kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser, Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Banda Aceh. Anggota Dewan dari Dapil Aceh ini mengatakan hutan di Aceh akan terjaga apabila masyarakat yang menjaga dan tinggal di sekitar hutan di dukung dengan anggaran.

Lebih lanjut dia menjabarkan, bahwa kelestarian hutan akan membawa kesejahteraan bagi hidup banyak orang. “Bahwa masyarakat sejahtera hutan terjaga, kalau masyarakat tidak sejahtera jangan mimpi hutan itu terjaga,” kata TA Khalid di Banda Aceh, Rabu (12/10).

TA Khalid mengaku resah dengan kondisi hutan Aceh saat ini. Di mana saat kondisi sudah aman, pemerintah sudah bisa terlibat dan polisi bisa menjaganya, hutan Aceh malah semakin rusak bukan semakin terjaga. Dia mengatakan masyarakat sekitar hutan sepakat dengan yang namanya penyelamatan hutan khususnya Gunung Leuser, di sana terdapat empat satwa kunci yang saling hidup berdampingan. Akan tetapi untuk melakukan penjagaan itu pemerintah masih acuh tak acuh menganggarkan dana.

Oleh sebab itu dia mendesak agar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) agar mengoptimalkan pelaksanaan program konservasi sumber daya alam hayati, di Banda Aceh. Dia menyarankan agar KLHK membuat focus group discussion (FGD) untuk membahas peta jalan pelestarian Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).

Ke depan, lanjut TA Khalid, KLHK harus bekerja keras membuat roadmap bagaimana proses pengamanan serta pemanfaatan gunung Leuser lebih baik, sehingga dengan adanya pemetaan satu persatu persoalan bisa diselesaikan. “Alhamdulillah tadi kita sudah diskusi sehingga teman-teman KLHK sepakat untuk melakukan FGD berjalan untuk menyusun program menjaga dan mengamankan Leuser secara optimal,” ujarnya. •ssb/aha

BAHWA MASYARAKAT SEJAHTERA HUTAN TERJAGA, KALAU MASYARAKAT TIDAK SEJAHTERA JANGAN MIMPI HUTAN ITU TERJAGA,”

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)