Selektif Kelola Agrowisata Demi Lindungi Hayati Indonesia

Anggota Komisi IV DPR RI Yohanis Fransiskus Lema. Foto: SAM/PDT
Anggota Komisi IV DPR RI Yohanis Fransiskus Lema. Foto: SAM/PDT

Anggota Komisi IV DPR RI Yohanis Fransiskus Lema menyoroti keputusan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dalam menyeleksi pihak ketiga untuk menjalin kerja sama agrowisata. Dirinya menilai pengelolaan agrowisata, terutama di Kabupaten Bandung, jauh dari semangat konservasi alam sekaligus pemberdayaan komunitas.

“Pariwisata (agrowisata) ini yang jauh dari semangat kearifan lokal, menjauh dari semangat konservasi, menjauh dari semangat pemberdayaan komunitas. Karena itu, teman-teman (para Anggota Komisi IV) merasa PTPN dalam melakukan kerja sama dengan pihak ketiga ini tidak memiliki suatu konsep atau bahkan blueprint agrowisata,” ungkap Ansy Lema, sapaan akrabnya, usai Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV ke Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (28/9).

Anggota Fraksi PDI-Perjuangan itu turut menyayangkan sikap para pengusaha yang berinvestasi di bidang agrowisata belum memiliki konsep yang kokoh dan visioner, sehingga merusak hayati setempat. Sehingga, Ansy Lema menegaskan agar PTPN lebih selektif menentukan mitra sebagai pihak ketiga yang akan membangun agrowisata di lahanlahan PTPN. •ts/aha

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)