Peserta Parja Harus Aktif Edukasi Masyarakat Soal Pentingnya Menjaga Data Pribadi

Deputi Administrasi Setjen DPR RI Sumariyandono secara simbolis membuka secara resmi Parlemen Remaja 2022 di Ruang Sidang Wisma DPR RI, Bogor, Jawa Barat, Senin (10/10). Foto: MAN/PDT 
Deputi Administrasi Setjen DPR RI Sumariyandono secara simbolis membuka secara resmi Parlemen Remaja 2022 di Ruang Sidang Wisma DPR RI, Bogor, Jawa Barat, Senin (10/10). Foto: MAN/PDT

Setjen DPR RI di Tahun 2022 ini kembali menggelar Parlemen Remaja dengan tema ‘Generasi Sadar Privasi, Dataku Tanggung Jawabku’. Tema ini dinilai sangat relevan, apalagi Bangsa Indonesia baru-baru ini dihebohkan oleh Hacker Bjorka yang membocorkan data-data penting diantaranya milik para pejabat negara.

Deputi Administrasi Setjen DPR RI Sumariyandono mengungkapkan, kontribusi para remaja sangat ditunggu-tunggu dalam mengedukasi lingkungannya untuk menjaga data miliknya masing-masing. Tak hanya itu, Ia berharap para peserta Parja 2022 tidak hanya mendiskusikan, tetapi mampu mengimplementasikan agar masyarakat di lingkungannya masing-masing untuk lebih berhatihati dalam menjaga dara pribadi.

“Ini adalah tema yang sangat update, sangat kekinian sesuai dengan situasi dan kondisi saat ini,” ucap Sumariyandono kepada Parlementaria usai membuka secara resmi Parlemen Remaja 2022 di Ruang Sidang Wisma DPR RI, Bogor, Jawa Barat, Senin (10/10).

Meskipun saat ini adalah era keterbukaan informasi ini, bukan berarti data-data pribadi masyarakat bisa dengan gampang untuk disebarluaskan. Dono menekankan, upaya-upaya sebagai wujud perlindungan data menjadi poin penting untuk disampaikan kepada para peserta Parja agar mereka melakukan perubahan. “Mereka harus berupaya melindungi data mulai dari diri masing-masing, lingkungan keluarga serta lingkungan pergaulannya, ujar Dono.

Sebelumnya, Kepala Biro Protokol dan Humas Setjen DPR RI Suratna, dalam laporannya menyatakan Parlemen Remaja yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2008 ini bertujuan untuk memberikan pemahaman politik dan demokrasi di indonesia kepada generasi muda. Bukan tidak mungkin ada diantara para peserta Parja yang menjadi Anggota DPR RI kelaknya.

“Rekrutmen sangat ketat, mereka melalui dengan membuat video, esai sesuai dengan tema. Mereka adalah remaja-remaja yang hebat dan luar biasa. Mereka akan mendiskusikan terkait keamanan data pribadi. Tema ini diambil agar anak-anak muda memanfaatkan IT secara positif dan bertanggung jawab,” pungkasnya.

Diketahui, DPR RI, pada Sidang Paripurna yang dilaksanakan, Selasa (20/9) telah mengesahkan RUU Pelindungan Data Pribadi (PDP) menjadi undang-undang. Regulasi tersebut menjadi payung hukum atas pemanfaatan data pribadi milik masyarakat yang tak jarang disalahgunakan. Tentu saja, edukasi terhadap masyarakat akan pentingnya menjaga data tetap perlu dikedepankan. •es

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)