Perlu Sinergi Bersama Atasi Persoalan Beras

Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel (kanan) bersama Dirut Bulog Budi Waseso dan Anggota DPR RI Herman Khaeron. Foto: Runi/nvl

Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel mendorong agar ada sinergi antara lembaga pemerintah dalam mengatasi persoalan beras. Jika dapat diatasi, maka kedaulatan dan ketahanan pangan nasional akan dapat terwujud. Menurut Gobel, beberapa persoalan yang acapkali terjadi mulai dari harga gabah yang anjlok saat panen, langkanya pupuk dan benih ketika memasuki musim tanam. Serta permasalahan produktivitas yang belum optimal dan wacana impor beras yang kerap menuai pro kontra. 

“Untuk menyelesaikan masalah ini memang tidak bisa hanya Bulog atau Kementerian Pertanian sendiri, harus bersama-sama,” ujarnya saat pembukaan Focus Group Discussion (FGD) dengan Perusahaan Umum Badan Usaha Logistik (Perum Bulog) di Gedung Bulog, Jakarta, Selasa (22/6). FGD ini turut dihadiri Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Hasan Aminuddin, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Erma Rini, Anggota Komisi IV DPR RI Herman Khaeron dan Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso beserta jajaran. 

Untuk impor beras misalnya, Gobel menuturkan sebagai negara besar dengan kapasitas yang cukup, tindakan impor tersebut memalukan. Ia mendorong agar Indonesia tidak mengemis ke negara lain terkait kebutuhan pangan tersebut. “Makanya bicara pertanian berkaitan dengan harkat dan martabat,” ungkap Gobel. 

Oleh karena itu, politisi fraksi Partai NasDem tersebut berpesan agar Bulog dapat menjalankan perannya dengan ikut serta mendorong pertanian untuk menghasilkan produk berkualitas. Ia tak menutup mata bahwa untuk mencapai hal tersebut perlu integrasi kebijakan di berbagai sektor. 

Maka dari itu, pemerintah tidak boleh mementingkan ego sektoral karena ketahanan pangan menyangkut kepentingan rakyat. Gobel mengimbau agar Bulog bersama pemerintah mencari terobosan-terobosan baru. Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) itu pun mengapresiasi Bulog yang sudah mulai melakukan pendekatan hilirisasi dalam perencanaannya. 

Dalam kesempatan yang sama, Dirut Perum Bulog Budi Waseso mengatakan acara FGD ini ialah upaya lembaga tersebut untuk memperoleh masukan dan pandangan dari regulator. “Kami harapkan pertemuan ini ada rekomendasi terhadap kebijakan beras yang mendukung stabilisasi secara berkesinambungan,” sebut Budi.  ah/sf

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)