Pengelolaan Asrama Haji Indramayu Harus Profesional

 
Foto bersama Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI saat meninjau Asrama Haji Indramayu, di Jawa Barat. Foto: Andri/Man

Anggota Komisi VIII DPR RI Jefry Romdonny meminta kepada pengampu kebijakan yaitu Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Khoirizi Dasir dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Barat Adib agar pengelolaan Asrama Haji Indramayu dilakukan secara profesional. Apalagi, menurutnya konsep pembangunan asrama sudah bagus. 

“Pengelolaan harus profesional, jangan konvensional. Asrama Haji Indramayu harus menjadi pusat kegiatan ummat. Bukan hanya sibuk saat ritual tahunan haji saja, namun harus menjadi pusat pendidikan, sosial dan ekonomi,” kata Jefry saat mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VIII DPR RI meninjau Asrama Haji Indramayu, di Jawa Barat, Kamis (10/6). 

Lanjutnya, pengelola yang profesional pun harus mampu menyerap kebutuhan masyarakat, bila asrama haji yang megah ini selesai. “Jangan hanya jadi tempat selfie atau swafoto saja. Ini harus jadi monumen kebangkitan Islam di Jawa Barat dan pusat kerukunan ummat,” tandas politisi Partai Gerindra itu. 

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat Adib menjelaskan Asrama Haji Indramayu sengaja didesain serupa dengan beberapa titik di tanah suci agar dapat menjadi tempat belajar dan pengobat rindu bagi masyarakat yang belum bisa sampai ke tanah suci. 

“Asrama Haji ini, sengaja kami desain dengan beberapa miniatur Makkah dan Madinah, agar masyarakat dapat belajar langsung bagaimana kondisi tanah suci yang sebenarnya, dan untuk masyarakat yang belum ke tanah suci dapat menjadi pengobat rindu masyarakat akan tanah suci,” jelas Adib kepada Komisi VIII DPR RI.

Adib menambahkan pembangunan Asrama Haji yang sekarang sudah sampai pada pelaksanaan tahap II ini mengalami beberapa kendala diantaranya belum adanya pagar pengaman area asrama haji, tidak sesuainya rencana kebutuhan anggaran dengan realisasi anggaran, tidak adanya anggaran pengelolaan dan pemeliharaan dan belum adanya air baku yang tersedia. 

Pihaknya berharap kedatangan Komisi VIII DPR RI dapat mendorong percepatan pembangunan asrama haji yang masih akan berlanjut. “Kami berharap doa dan dukungan dari Komisi VIII DPR RI untuk kesuksesan Asrama Haji Indramayu ini,” pungkas Adib kepada Komisi VIII DPR RI.  man/sf

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)