Pemerintah Harus Pastikan Faskes Beri Perawatan Maksimal untuk Korban Kanjuruhan

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher. Foto: PDT
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher. Foto: PDT

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher meminta pemerintah memberikan pelayanan perawatan terbaik untuk korban tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Pemerintah harus memberikan kepastian akan perawatan maksimal bagi para korban. “Kemenkes harus memastikan setiap RS dan faskes memberikan pelayanan terbaik terhadap korban Kanjuruhan. Ini bukan sekadar bencana sepak bola tapi juga bencana kemanusiaan,” kata Netty dalam keterangannya, Selasa (4/10).

“Harus dimonitor pelaksanaan di lapangan. Jangan sampai nanti mengemuka cerita melalui platform media sosial bahwa pasien korban Kanjuruhan terlantar dan tak mendapatkan perawatan maksimal,” tambahnya lagi. Netty juga meminta pemerintah agar melakukan pendataan jumlah korban secara valid. “Informasi soal jumlah korban keseluruhan ini juga masih menimbulkan pertanyaan dan simpang siur. Pemerintah menyebut korban yang meninggal ada 125 orang sementara suporter Arema mengatakan lebih dari 200 orang,” katanya.

Oleh sebab itu, lanjutnya, pemerintah harus memiliki data akurat dan memastikan seluruh korban dan keluarga korban mendapatkan hak yang sama seperti santunan dan sebagainya. Netty juga meminta agar kasus tragedi Kanjuruhan ini diusut hingga tuntas. “Kronologi, penyebab, aspek kelalaian penyelenggara hingga potensi pelanggaran personel harus diungkap secara transparan ke publik. Jangan sampai korban dan keluarga korban tidak mendapatkan keadilan yang layak,” katanya.

Terakhir Netty meminta pada para penyelenggara kegiatan yang melibatkan massa agar memperhatikan SOP kegiatan dengan benar. “Segala sesuatunya harus dapat diantisipasi sejak awal. Jangan baru terkejut setelah timbul korban akibat salah prosedur. Masyarakat juga harus waspada menjaga keselamatan dirinya,” katanya. •ann/aha

INFORMASI SOAL JUMLAH KORBAN KESELURUHAN INI JUGA MASIH MENIMBULKAN PERTANYAAN DAN SIMPANG SIUR. PEMERINTAH MENYEBUT KORBAN YANG MENINGGAL ADA 125 ORANG SEMENTARA SUPORTER AREMA MENGATAKAN LEBIH DARI 200 ORANG.”

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)