Nuroji Nilai Banyak Wisata Penunjang di Demak yang Belum Terpublikasi Dengan Baik

Foto bersama Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI dengan Bupati Demak. Foto: AYU/NVL

Anggota Komisi X DPR RI Nuroji menilai banyak potensi wisata penunjang di Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah yang belum ter-exsplore dan terpublikasikan dengan baik. Ia menilai daerah tersebut memiliki potensi wisata yang masih bisa dimaksimalkan. 

“Saya melihat di Kabupaten Demak ini banyak potensi wisatanya. Tapi belum dikembangkan dan dipromosikan dengan baik,” ujar Nuroji saat mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI Ke Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jumat (16/7).

Politisi Partai Gerindra itu mengakui, bahwa selama ini publik lebih melihat Kabupaten Demak sebagai destinasi wisata religinya. Pertama, karena keberadaan makam Sunan Kalijaga yang merupakan salah satu dari sembilan wali penyebar agama Islam. Kedua, Masjid Agung Demak yang cukup tua dan bersejarah.

Namun, ternyata masih banyak potensi wisata penunjang di Demak yang belum dikembangkan dan dipromosikan dengan baik. Sebagaimana yang dipaparkan Bupati Demak Eisti’anah bahwa Kabupaten Demak memiliki sebuah pantai yang cukup unik, selain berpasir, juga ada hutan mangrove yang bisa disusuri dengan menggunakan perahu. 

Pantai Istambul namanya, ini merupakan singkatan dari Istana Tambakbulusan, sebuah nama desa dimana lokasi pantai ini berada, yang tepatnya berada di Kecamata Karangtengah. Belum lagi wisata budayanya dengan upacara adat grebek, dan wisata kuliner ikan asap kepala manyung, minuman khas Demak Coro serta berbagai makanan ringan khas Demak.

“Ini menjadi sebuah potensi wisata yang cukup besar, wisata penunjang yang juga harus dipromosikan dengan baik. Salah satunya dengan cara yang cukup murah, lewat media sosial, Instagram, Facebook dan TikTok yang kini sedang tren. Kemudian viralkan lewat medsos tersebut. Untuk kreatifitas serahkan ke anak muda, pasti mereka bisa,” paparnya.

Anggota DPR yang juga budayawan Betawi ini meyakini dengan semua terpublikasi dan diviralkan dengan baik, maka para wisatawan Religi yang tadinya mengunjungi Demak hanya untuk berziarah ke Makam Sunan Kalijaga, maka akan berlama-lama berada di tempat tersebut. Karena adanya wisata penunjang, plus berbagai kuliner khas Demak. “Yang pada akhirnya akan ada menambah penghasilan, meningkatkan ekonomi masyarakat setempat, dan tentunya berujung meningkatnya pendapatan asli daerah tersebut,” pungkas Nuroji. •ayu/aha

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)