Mindo Sianipar: Jaga Kelestarian, Ikan Lokal Harus Dibudidayakan

Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI saat menebar benih ikan di Danau Toba, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Foto: Arief/nvl

Anggota komisi IV DPR RI Mindo Sianipar mengatakan pengembangan budi daya ikan lokal dalam menjaga kelestarian komoditas perikanan harus terus dilakukan, salah satunya yaitu dengan melakukan restocking ikan endemik. Hal ini perlu rutin dilakukan, selain untuk menghindari kepunahan, juga akan meningkatkan pendapatan sekaligus memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. 

Hal tersebut dikatakan Mindo saat mengikuti Tim Kunker Komisi IV DPR RI di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Senin (11/10). Didampingi Bupati Karo Cory S Sebayang, Tim Kunker juga menebar 65.000 benih Ikan Nilem dan Towes di perairan Danau Toba. 

“Restocking ikan endemik lokal ini harus dilakukan untuk pengalihan keramba keramba ikan yang ada. Kami juga sangat mengapresiasi pada masyarakat karena pengalihan keramba tanpa biaya pemerintah daerah, dan ini swadaya sendiri oleh mereka,” ucap politisi PDI-P itu. 

Di tempat yang sama,  Anggota Komisi IV DPR RI TA. Khalid menerangkan, jaring apung yang berada di danau toba tidak boleh digunakan dan harus dialihkan menjadi bioflok. Hal ini sudah disepakati oleh nelayan setempat. 

“Sudah ada kesepakatan dengan para nelayan yang ada di Danau Toba agar tidak lagi memasang jaring. Dengan catatan, mata pencaharian mereka juga tidak boleh terhenti. Jadi tugas negara adalah mengedukasi para nelayan tentang cara memberdayakan ikan dalam bentuk selain jaring,” tandas politisi Partai Gerindra tersebut.  afr/es

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)