Kunjungi Samarinda, Komisi II Evaluasi Kinerja Pemda, Seleksi ASN, dan Program Prioritas Pertanahan

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Luqman Hakim saat bertukar cenderamata usai memimpin pertemuan dengan Gubernur Kalimantan Timur yang diwakili Pj. Sekda Kaltim. Foto: Oji/nvl

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Luqman Hakim menjelaskan, salah satu maksud dan tujuan Kunjungan Kerja Reses Komisi II DPR RI adalah untuk membahas evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah, reformasi birokrasi, seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelayanan publik di masa pandemi Covid-19 di wilayah Provinsi Kalimantan Timur. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menekankan bahwa proses reformasi birokrasi harus tetap dijaga dan dipastikan keberlangsungannya di tengah pandemi Covid-19. 

“Kami juga ingin mendengar evaluasi seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021. Sejauh mana prosesnya berjalan dan apa saja yang menjadi kendalanya,” imbuh Luqman saat memimpin pertemuan dengan Gubernur Kalimantan Timur yang diwakili Pj. Sekda Kaltim didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim, Kepala Ombudsman Kaltim, dan Kakanwil BPN Provinsi Kaltim di ruang rapat Tepiani, Kantor Gubernur Kaltim, Senin (21/2). 

Luqman menambahkan, Komisi II DPR RI perlu mendengar langsung hasil evaluasi pelaksanaan program- program prioritas pertanahan dan penanganan permasalahan kasus pertanahan di Kaltim. “Kami sudah lama mendengar adanya persoalan sengketa lahan dalam berbagai proyek infrastruktur di Kaltim melibatkan banyak pihak. Pembebasan lahan ada yang terkendala status kawasan hutan, perkebunan milik pemerintah dan swasta, adapula adalah lahan milik transmigran serta lahan yang diklaim milik masyarakat adat. Kami ingin tahu sejauh mana perkembangannya,” pungkas Luqman. 

Wakil rakyat dari daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah VI ini menambahkan mengenai penyelesaian kasus beberapa sengketa pertanahan di Kaltim yang masih menggantung sampai hari ini. Ke depan Luqman berharap penyelesaian ganti rugi atau ganti untung sebagian tanah milik rakyat di ruas Tol Samarinda-Balikpapan yang belum selesai dapat segera diselesaikan. 

Turut hadir dalam kunjungan kerja Komisi II ke Samarinda, Kaltim tersebut, Anggota Komisi II DPR RI yaitu Endro Suswantoro Yahman, Rifqinizami Karsayuda, Bagus Adhi Mahendra Putra, Sodik Mudjahid, Supriyanto, Yanuar Prihatin, Nurhuda, Wahyu Sanjaya, Rezka Oktoberia, Teddy Setiadi, KH. Aus Hidayat Nur, Ibnu Mahmud Bilalludin, Dian Istiqomah dan IIP Miftahul Choiry. •oji/sf

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)