Komisi XI: Inflasi yang Terjaga di Yogyakarta Mampu Pertahankan Daya Beli

Foto bersama Tim Kunspek Komisi XI DPR RI di Yogyakarta. Foto: Husen/nvl

Selama Ramadan dan jelang Idulfitri berbagai harga komoditas merangkat naik sebagai tren musiman. Maka dari itu diharapkan kenaikan harga komoditas tersebut tidak menimbulkan inflasi yang pada akhirnya menurunkan daya beli masyarakat.  

Harapan ini disampaikan Anggota Komisi XI DPR RI Andreas Eddy Susetyo saat memimpin pertemuan Komisi XI dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Badan Pusat Statustik (BPS), dan Pemprov Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), di Yogyakarta, Jumat (8/4).    

“Apabila inflasi dapat terjaga, maka akan mempunyai pengaruh tehadap daya beli masyarakat yang pada akhirnya dapat mendorong perekonomian lebih baik lagi selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri,” urai Andreas. Untuk itu, demi mendukung perkembangan ekonomi yang berkesinambungan dan menjaga kesejahteraan masyarakat, maka sangat penting menjaga tingkat inflasi pada level yang terjaga.  

“Terkait inflasi, BI bersama instansi lainnya telah membentuk Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di daerah-daerah termasuk di Provinsi DI Yogyakarta. Pada bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri tentu TPID harus bisa menunjukkan perannya mengingat pada momentum ini biasanya terjadi kenaikan hargaharga di masyarakat yang berdampak terhadap berkurangnya daya beli,” tutur politisi PDI-Perjuangan ini lebih lanjut. •mh/aha

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)