Komisi X Keluhkan Akses Menuju Destinasi Wisata Dieng

Tim Kunspek Komisi X DPR RI meninjau produk hasil masyarakat Kawasan Wisata Dieng. Foto: Mentari/nvl

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Agustina Wilujeng Pramestuti mengeluhkan akses jalan menuju destinasi wisata Dieng yang hingga saat ini belum dilakukan pelebaran. Ia mengungkapkan, jalan tersebut terdaftar sebagai milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sehingga Pemerintah Kabupaten Wonosobo tidak dapat merevitalisasi infrastruktur tersebut. 

Hal ini disampaikan Agustina usai memimpin pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI dengan jajaran Pemda Wonosobo di Dieng, Jawa Tengah, Jumat (4/6). Komisi X berharap, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menggaungkan kembali Dieng menjadi salah satu destinasi wisata internasional yang wajib dikunjungi.

“Orang kalau mau datang ke sini pertanyaannya pertama, jalannya sudah lebar belum? Usut punya usut, ini jalan punya provinsi jadi kabupaten maupun pemerintah pusat tidak bisa bangun. Mudah-mudahan teman-teman Pemprov yang tadi kita undang dapat menyampaikan agar segera dimulai sedikit demi sedikit, setahun demi tahun dilebarkan aksesnya. Jadi wisatawannya akan lebih banyak yang datang,” terang Agustina. 

Agustina juga menilai, Dieng saat ini sudah semakin baik dari segi penampilan, pelayanan, kebersihan, dan kerapihan. Hanya saja akses jalannya masih belum memadai untuk menuju kawasan wisata, karena masih terlalu sempit dilalui dua mobil. “Kemudian fasilitas umum sangat memadai, cuma akses jalannya masih terlalu sempit apalagi kalau untuk dua mobil itu udah langsung ribet banget,” ungkap politisi PDI-Perjuangan itu. 

Agustina mengungkapkan jenis wisata di Dieng saat ini sudah banyak berkembang. Para wisatawan dapat menikmati wisata paralayang, pendakian gunung, serta terdapat homestay yang menjadi penunjang ekonomi warga sekitar Dieng. “Nah padahal sudah bagus dan indah sekali. Saya yakin orang yang datang ke Dieng pasti tidak hanya sehari dua hari,“ terangnya. 

Ia meminta keberpihakan pemprov dalam menunjang objek wisata prioritas internasional ini agar berkembang lebih baik. “Pemerintah pusat dan pemerintah provinsi harusnya ulurkan tangan. Pemerintah kabupaten sudah maksimal. Kalau tidak ada sentuhan dari provinsi dan pemerintah pusat, Dieng tidak akan berkembang seperti yang diharapkan menjadi menyangga destinasi superprioritas,” tutupnya.  mri/es

"Dieng saat ini sudah semakin baik dari segi penampilan, pelayanan, kebersihan, dan kerapihan. Hanya saja akses jalannya masih belum memadai untuk menuju kawasan wisata, karena masih terlalu sempit dilalui dua mobil."

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)