Komisi VIII Apresiasi Kreatifitas Balai Satria Baturraden

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka mencoba batik cap di “Satria” Baturraden, Banyumas. Foto: Singgih/Man

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka mengapresiasi kinerja Balai “Satria” Baturraden di Banyumas, Jawa Tengah. Balai tersebut bukan hanya melakukan rehabilitasi Sosial terhadap Korban Penyalahgunaan NAPZA saja, namun juga melakukan pemberdayaan masyarakat yang menjadi pasiennya. Hal tersebut ditunjukkan hasil kreatifitas yang mereka hasilkan, bahkan sudah ada yang bisa membuka usaha sendiri. 

Dalam kunjungannya ke Balai “Satria” Baturraden, di Banyumas, Jateng, Minggu (11/4), Diah melihat banyak usaha kreatif yang dihasilkan dan potensial bagi pemberdayaan kelompok rentan. “Balai rehabilitasi ini saya lihat progresnya cukup signifikan. Yang dihasilkan disini adalah industri kreatif yang kalau dikembangkan, suatu saat dapat menjadi icon Jawa Tengah,” ungkap Diah. 

Kreatifitas itu suatu hal yang mahal. Diah menekankan agar Balai “Satria” dapat mengembangkan jaringan kerja sama dengan masyarakat agar bisa saling mengawasi dan menjaga serta menjalankan berperan sebagai sarana edukasi dan sosialisasi. “Jangan patah semangat, karena ini adalah awal yang baik bagi para teman-teman di balai rehabilitasi,” ungkapnya. 

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini juga menyoroti Program Kementerian Sosial yang jarang membahas mengenai balai rehabilitasi sosial penyalahgunaan NAPZA. “Ke depan dengan melihat progress yang ada, balai rehabilitasi NAPZA perlu ditingkatkan untuk dapat membantu merehabilitasi masyarakat yang tersandung NAPZA,” pinta Diah. 

Penyalahgunaan NAPZA ini semakin lama semakin tinggi namun cenderung tidak terlihat. Balai seperti ini, menurut Diah dapat menjadi tempat, keluarga dan harapan baru untuk membantu memulihkan dan memberdayakan masyarakat. 

Dalam kunjungan tersebut, Tim Kunker Komisi VIII DPR RI menerima aspirasi dari perwakilan Karang Taruna terkait kebijakan yang dapat mampu mengoptimalkan peran karang taruna dalam pengembangan ketahanan dan pemberdayaan sosial. 

“Karang T aruna sebenarnya potensial bagi pengembangan SDM dan ketahanan sosial. Dan ini perlu diperdalam oleh Komisi VIII, bagaimana memaksimalkan peran karang taruna dan melihat di mana bagian yang perlu ditingkatkan,” ucap Diah.  skr/es

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)