Komisi VIII Apresiasi Keberhasilan PTM di Bengkulu

Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto saat memimpin pertemuan Tim Kunspek Komisi VIII DPR RI dengan Gubernur Bengkulu, Kakanwil Kementerian Agama dan BPBD di Kantor Gubernur Bengkulu. Foto: Kresno/nvl

Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mengapresiasi kebijakan pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk tingkat SMA sederajat di Bengkulu yang dinilai berhasil karena tidak menunjukkan penambahan kasus positif Covid-19. Menurutnya, keberhasilan itu tidak terlepas dari upaya Pemerintah Provinsi Bengkulu yang memastikan penerapan protokol kesehatan di semua sekolah dijalankan dengan baik dan disiplin. 

“Kami apresiasi Gubernur Bengkulu beserta jajaran bahwa Bengkulu sudah memulai (PTM) sejak 15 Februari 2021. Dengan segala kesiapan dan kekompakan antara pemerintah dan masyarakat, (kegiatan PTM) itu bisa dilaksanakan. Jadi jangan hanya pasar saja yang ramai, sekolah juga harus aktif kembali dan tentunya dengan prokes yang ketat,” ujar Yandri usai memimpin pertemuan Tim Kunspek Komisi VIII DPR RI dengan Gubernur Bengkulu, Kakanwil Kementerian Agama dan BPBD di Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (19/5). 

Yandri menyebut Provinsi Bengkulu bisa menjadi contoh daerah lain dalam mempersiapkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah, khususnya untuk madrasah dan pondok pesantren. “Kami melihat Bengkulu jauh lebih siap daripada daerah lain dan ketika kami melaksanakan rakor dengan Kementerian Agama dan BNPB, Insya Allah akan bisa dijadikan contoh kesiapan tatap muka,” ujar politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu. 

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan saat ini Bengkulu berada pada posisi zona kuning dan hijau berdasarkan peta penyebaran Covid-19 dan menjadi daerah dengan penurunan kasus terbaik se-Indonesia. Untuk itu ia memastikan aktifitas pembelajaran tatap muka di sebagian besar wilayah Provinsi Bengkulu akan terus dilaksanakan dengan pembagian dan pembatasan jumlah siswa 50 persen. 

“Kita rapat bersama Komisi VIII ini terkait dengan kesiapan sekolah tatap muka, baik madrasah, pesantren maupun sekolah umum dan kita menyatakan kalau Bengkulu siap, karena sejak Februari kita sudah memulai dengan kapasitas 50 persen,” ujar Rohidin kepada awak media usai pertemuan.  eno/sf

"Kami melihat Bengkulu jauh lebih siap daripada daerah lain dan ketika kami melaksanakan rakor dengan Kementerian Agama dan BNPB, Insya Allah akan bisa dijadikan contoh kesiapan tatap muka."

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)