Komisi VI: Jangan Sampai Besaran Bunga Pembiayaan UMi ke UMKM Berbeda Aturan

 
Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun. Foto: Ridwan/nvl

Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun berharap jangan sampai besaran bunga pembiayaan dari BUMN Holding Ultra Mikro (UMi) kepada UMKM berbeda antara yang tertulis di aturan dengan fakta di lapangan. Sebab, menurutnya, jika merujuk pada pembiayaan UMKM dalam Program Mekaar oleh PT PNM, bunga yang sampai pada konsumen bisa sampai sebesar 20 persen. 

“Padahal, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang Pembiayaan Ultra Mikro, BLU Pusat Investasi Pemerintah menyatakan bunganya rendah, hanya 1-3 persen. Nah, soal bunga ini harus jadi perhatian. Jangan sampai pembiayaan yang berasal dari Holding BRI ini begitu juga dengan bunga yang begitu tinggi,” ujar Rudi saat mengikuti Kunspek Komisi VI DPR RI ke BUMN Holding Ultra Mikro di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (3/2). 

Pola pembiayaan modal yang berbunga tinggi ini, menurutnya, tak ubahnya seperti rentenir. Karena itu, jika BUMN Holding UMi ini juga ingin memberikan bantuan pembiayaan modal melalui program SENYUM, maka harus jelas dulu berapa juta nasabah yang akan diberikan kredit, cakupan realisasinya, hingga besaran bunganya. •rdn/sf

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)