Komisi V Tinjau Lahan Calon Bandara Internasional di Tabalong Kalsel

Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI meninjau lahan rencana pembangunan bandara internasional di Tabalong, Kalimantan Selatan. Foto: Oji/nvl

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaifullah Tamliha memimpin Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi V DPR RI meninjau lahan di Desa Kambitin, Kecamatan Tanjung yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Tabalong untuk mendukung rencana pembangunan bandara internasional di Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (19/4). 

“Kunjungan kerja reses ini dilakukan untuk menyerap usulan dari daerah sebelum dilakukannya pembahasan pendahuluan APBN tahun 2023. Oleh karena itu Komisi V menyebar ke Kalimantan Timur sebagai calon ibu kota negara, kemudian ke Kalimantan Selatan dan Sumatera Barat, agar semua aspirasi dari kabupaten/kota provinsi se-Indonesia bisa diserap oleh Pimpinan dan Anggota Komisi V,” urai Tamliha di sela-sela peninjauan. 

Terkait usulan pembangunan bandara internasional, politisi PPP ini menjelaskan dirinya sudah menyampaikan usulan kepada Menteri Perhubungan. Menhub menyampaikan, salah satu syarat agar pembangunan bandara internasional bisa disetujui adalah jarak bandara internasional terdekat lebih dari 200 kilometer. Sementara untuk posisi di Tabalong lebih dari 200 kilometer dari bandara di Banjarmasin dan dari Sepinggan Balikpapan, Kaltim. 

“Jadi secara ekonomis juga hampir dipastikan feasible karena Tabalong adalah titik temu di antara beberapa provinsi di Kalimantan, selatan, timur dan tengah,” tandas legislator daerah pemilihan (dapil) Kalsel I ini. Sehingga penumpang yang berasal dari Kalteng serta Hulu Sungai dan sekitarnya bisa mengakses lebih dekat.  

Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani dalam kesempatan tersebut menegaskan Pemkab Tabalong memberikan dukungan sepenuhnya apabila pemerintah pusat ingin membangun bandara internasional. Walaupun diakuinya tidak mudah untuk membangun bandara, tapi bila dikaitkan dengan Tabalong sebagai penyangga IKN, maka bandara menjadi kebutuhan. 

“Terhadap usulan pembuatan bandara internasional baru di Tabalong dengan penyediaan lahan sekitar 200 hektare di Desa Kambitin, Kecamatan Tanjung. Lokasi ini juga sudah masuk dalam RT-RW Kabupaten dan apabila lokasinya dinilai tidak layak, maka Pemkab Tabalong akan mencarikan lahan yang lain,” ujarnya. 

Usulan pembangunan bandara internasional ini sebelumnya telah disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaifullah Tamliha ke pemerintah pusat melalui Menteri Perhubungan. “Alhamdulillah Wakil Ketua Komisi V sudah menyuarakan dengan Pak Menteri Perhubungan,” lapor Bupati Anang kepada Komisi V DPR RI. •oji/sf/ah

Rencana pembangunan bandara internasional di Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan dipastikan feasible karena Tabalong adalah titik temu di antara beberapa provinsi di Kalimantan, selain Timur dan Tengah.”

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)