Komisi IX Berharap Adanya Kolaborasi Institusi Pendidikan Cegah Stunting

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani. Foto: Novel/nvl

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani berharap institusi pendidikan di libatkan melalui skema kolaboratif dalam langkah awal program percepatan penurunan stunting. Ia juga mengungkapkan pentingnya memberikan materi pembelajaran maupun pengetahuan mengenai perilaku hidup bersih dan sehat pada para pelajar untuk mencegah terjadinya stunting ketika mereka sudah berkeluarga.  

“Kita berharap stunting yang sudah menjadi program prioritas nasional ini bisa dilakukan dengan pendekatan skema kolaboratif, jadi tidak hanya melakukan intervensi di titik hilir, tetapi juga melakukan upaya promotif di titik hulu, yaitu melibatkan institusi pendidikan sekolah-sekolah. Hal itu tentu saja akan membangun pengetahuan dikalangan remaja dan pelajar tentang bagaimana perilaku hidup bersih dan sehat sehingga ini bisa menurunkan risiko stunting saat mereka berkeluarga dan memiliki keturunan,” tuturnya usai mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IX DPR RI ke Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (30/11). 

Selanjutnya, Netty turut menambahkan dalam mengatasi stunting sendiri tidak bisa hanya menggunakan cara yang biasa tetapi harus ada cara extraordinary dengan mengkombinasikan kemajuan teknologi. Hadirnya berbagai program aplikasi dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi seperti Cicilan Sanitasi (Cisani), Gemari Ceria, dan lainnya, tentu dapat memudahkan pekerjaan Dinkes untuk bisa mengakselerasi capaian percepatan penurunan angka stunting di Kota Bekasi. 

Dalam kunjungan kerja tersebut, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengapresiasi Kota Bekasi yang mampu menurunkan angka prevalensi stunting ke 7,56 persen pada tahun 2021. Walaupun ada 2 aksi dari total 8 aksi integrasi untuk memperkuat efektivitas intervensi penurunan stunting yang belum dilaksanakan menurut Dinas Kesehatan yaitu aksi ke-6 (Sistem Manajemen Data) dan aksi ke-7 (Pengukuran dan Publikasi Stunting). Dua aksi ini diketahui belum bisa dilaksanakan karena Kota Bekasi masih fokus pada penanganan pandemi Covid-19.  nvl/sf

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)