Komisi IV Tinjau Penampungan Batu Bara Semen Tonasa

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Rusdi Masse Mappasessu saat memimpin Tim Kunker Reses Komisi IV DPR RI meninjau ke PT Semen Tonasa. Foto: Anne/nvl

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Rusdi Masse Mappasessu memimpin Kunjungan Kerja Reses Komisi IV DPR RI ke PT Semen Tonasa di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Rusdie menuturkan, melalui kunjungan kerja ini Komisi IV DPR RI ingin menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memastikan PT Semen Tonasa telah melakukan pengelolaan limbah sesuai aturan dan turut serta mewujudkan lingkungan hidup yang sehat. 

Salah satu yang menjadi sorotan Tim Kunker Komisi IV DPR RI ialah penampungan batu bara milik PT Semen Tonasa yang kerap dikeluhkan warga sekitar. Pasalnya, penampungan tersebut menimbulkan polusi udara berupa tebaran debu batu bara. 

“Kami turun langsung di lapangan dan melihat apa yang menjadi keluhan masyarakat sekitar di sini. Kami melihat, di belakang ini abu batubara suka terbawa angin hingga ke pemukiman penduduk. Namun, kami juga lihat PT Semen Tonasa sudah memasang alat jaring serta menurunkan ketinggian tumpukannya,” ujar Rusdi di sela-sela peninjauan ke PT Semen Tonasa, Pangkep, Sulsel, Minggu (20/2). 

Rusdi mengapresiasi langkah Semen Tonasa dalam merespon keluhan warga. Menurutnya, perusahaan telah memberikan solusi dengan menurunkan ketinggian batu bara serta memasang jaring agar debu batu bara tidak berterbangan ke pemukiman warga. Meski demikian, ia juga mendorong Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) agar tetap mengawal permasalahan tersebut. 

“KLHK juga tetap mengawal bagaimana kekurangan-kekurangan yang ada sekarang ini dan pihak Semen Tonasa juga berjanji untuk menyelesaikan masalah pencemaran ini sesegera mungkin,” kata Anggota Fraksi Partai NasDem DPR RI ini. 

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi IV DPR RI Andi Akmal Pasluddin menyampaikan bahwa masih banyak masyarakat yang mengeluhkan masalah limbah di PT Semen Tonasa. Ia mendorong pengelolaan limbah yang ramah lingkungan. Politisi PKS ini mengatakan, kehadiran PT Semen Tonasa yang juga merupakan Badan Usaha Milik Negara harus berkomitmen terhadap lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. 

“Kehadiran perusahaan, memang seharusnya membawa manfaat warga sekitar, sehingga apapun aktivitasnya akan didukung sehingga terjadi harmonisasi secara sosial,” katanya. Akmal menambahkan, bahwa tim Komisi IV yang hadir pada kunjungan kali ini bersepakat, bahwa semua temuan yang ada akan menjadi pembahasan di ruang sidang DPR RI. Menurutnya, dengan melihat kondisi secara langsung, maka data yang diperoleh akurat. 

“Saya kira ini bentuk pengawasan dari DPR untuk memastikan bahwa pabrik ini tidak menyebabkan masalah lingkungan, baik limbah maupun polusi udara. Kami juga mendorong agar PT Semen Tonasa dapat meningkatkan status propernya menjadi emas. Artinya, bahwa pengelohaan lingkungan hidupnya sesuai standar KLHK,” imbuh legislator dapil Sulsel II ini. •ann/sf

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)