Komisi IV Soroti Pengelolaan Sampah di Yogyakarta

Anggota Komisi IV DPR RI Alien Mus saat memimpin Tim Kunspek Komisi IV DPR RI meninjau TPA Payungan, di DIY, Rabu (28/9). Foto: MRI/PDT
Anggota Komisi IV DPR RI Alien Mus saat memimpin Tim Kunspek Komisi IV DPR RI meninjau TPA Payungan, di DIY, Rabu (28/9). Foto: MRI/PDT

Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI mengunjungi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang merupakan tempat pembuangan sampah gabungan dari tiga daerah, yaitu Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta, dan Kabupaten Bantul. Anggota Komisi IV DPR RI Alien Mus menyayangkan keberadaan ternak sapi di sekitar TPA Piyungan, yang berpotensi mengonsumsi sampah.

“Ini luar biasa sekali tempat pembuangannya, tapi yang sangat disayangkan di belakang sana ada tumpukan sampah dan di sana juga ada sapi. Mereka (sapi) pasti makan sampah plastik yang bisa menjadi mikroplastik jika masuk di dalam darah. Dan bila dikonsumsi oleh warga setempat dapat menyebabkan penyakit kanker,” kata Alien usai memimpin Tim Kunspek Komisi IV DPR RI meninjau TPA Payungan, di DIY, Rabu (28/9).

Menanggapi hal itu, Alien mendorong Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk segera menyelesaikan permasalahan sampah ini, karena dampaknya tidak hanya di DIY, tapi akan meluas ke daerah lainnya. “Kami akan mendorong pemerintah pusat, KLHK untuk memberikan atensi dan bantuan untuk daerah dalam penanganan sampah ini. Jika melihat bentuk sampah seperti ini, terus baunya ternyata dari sampah organik, berarti kita harus bekerja sama dengan pemerintahan yang lain. Atau pengolahan sampah organik itu untuk dijadikan pupuk, ini kan berhubungan dengan pertanian,” ungkap Politisi Partai Golkar itu.

Alien menyayangkan sampah rumah tangga atau sampah organik yang masih tercampur dengan sampah jenis lainnya pada saat diangkut, sehingga menimbulkan bau tidak sedap. “Inilah kesalahan dari pengolahan sampah kita di daerah. Seharusnya sudah ada pemilahan sampah organic dan sampah plastik. Tapi diangkat dalam satu truk dan tercampur-campur lagi, itu kan percuma. Inilah yang saya maksud kita harus sinergi,” sebut Alien.

Terakhir, Alien mengatakan penanganan limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) ini akan dibahas dalam rapat kerja Panja Komisi IV DPR RI, agar segera disinkronkan dengan pemerintah pusat. •mri/aha

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)