Komisi III Apresiasi Kinerja Polda Kaltim Tangani Permasalahan SDA

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir. Foto: Hanum/Man

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir memberikan apresiasi kepada Polisi Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) atas kinerjanya dalam menghadapi seluruh permasalahan yang ada di Provinsi Kalimantan Timur, terkhusus dalam segi Sumber Daya Alam (SDA). Bahkan Adies menilai hampir seluruh permasalahan di Polda dan Kejaksaan Tinggi Kaltim dapat diatasi dengan baik dan tidak terdapat permasalahan yang terlalu menonjol. 

“Mungkin terkait masalah-masalah kecil SDA, yaitu adanya sedikit sengketa antara pemilik tambang itu juga tanahnya perdata. Jadi saya pikir hampir keseluruhan terkait SDA, Polda Kaltim serta jajarannya dapat mengantisipasi dengan baik,” ungkap Adies usai memimpin pertemuan Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI dengan Kapolda Kaltim dan dan Kajati Kaltim di Mako Polda Kaltim, Balikpapan, Kamis, (10/6). 

Dalam persiapan menjadi ibu kota negara yang baru, wilayah Kaltim masih menyisakan beberapa persoalan. Salah satunya kondisi pertambangan di Kaltim yang kini tengah menjadi sorotan masyarakat karena tata kelola yang buruk, perizinan yang belum jelas, tumpang tindih, dan minimnya data serta standardisasi lingkungan hidup. Selain itu, adanya kegiatan penambangan ilegal yang mempengaruhi upaya perbaikan lingkungan hidup. 

Adies mendapatkan informasi, Polda Kaltim sudah mengusut tambang-tambang ilegal yang ada di Kaltim. Namun juga sebetulnya sulit untuk mendeteksinya karena terkadang pemilik tanah adat itu sendiri yang menawarkan untuk menjual tanahnya kepada para makelar. Politisi Partai Fraksi Golkar itu berharap agar Kaltim memiliki keadaan dan kondisi wilayah yang terjaga dengan baik dan kondusif dengan tidak ada lagi konflik di tengah masyarakat. Sebab, menurut Adies selama ini ia melihat situasi tersebut dapat terjaga dengan baik. 

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Kaltim Irjen Pol. Herry Rudolf Nahak mengatakan bahwa Polda Kaltim bersama dengan instansi terkait telah melakukan berbagai upaya yang berkaitan dengan tindak pidana SDA dalam rangka mencegah kerugian negara.  hnm/sf

"Salah satunya kondisi pertambangan di Kaltim yang kini tengah menjadi sorotan masyarakat karena tata kelola yang buruk, perizinan yang belum jelas, tumpang tindih, dan minimnya data serta standardisasi lingkungan hidup."

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)