Komisi II Inginkan SKB CPNS 2021 Jauh dari Kecurangan

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Syamsurizal. Foto: Erman/Man

Pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS 2021 dengan sistem Computer Assisted Test (CAT), di beberapa titik lokasi, diwarnai sejumlah kecurangan. Dimana, sistem keamanan yang diklaim aman oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), ternyata masih bisa dibobol oleh oknum dengan menggunakan aplikasi berbasis remote access.

Tak ingin kejadian serupa terulang, Komisi II DPR RI merasa perlu memastikan keamanan sistem dan teknologi yang kelak akan digunakan di tahapan berikutnya atau seleksi kompetensi bidang (SKB). 

“Ini akan menjadi kontrol kita (Komisi II) secara serius karena berkaitan dengan terjadinya kecurangan-kecurangan yag sangat memalukan yang baru-baru ini melibatkan 225 CPNS yang mengikuti tes SKD,” ujar Wakil Ketua Komisi II DPR RI Syamsurizal usai memimpin pertemuan Komisi II DPR RI dengan jajaran Kantor Regional II BKN Surabaya, yang juga dihadiri oleh BKD Jawa Timur, di Surabaya, Jatim, Selasa (16/11). 

Sebagai upaya mengungkap penyebab kecurangan tersebut, Syamsurizal mengungkapkan, Komisi II sudah melakukan kajian-kajian serta sudah meminta penjelasan dari Kementerian PAN-RB serta BKN. Dirinya merasa heran, mengapa pengerjaan soal masih bisa dilakukan dari luar perangkat tes, padahal sebelumnya teknologi yang digunakan sudah diklaim aman. 

“Jadi ini yang kita ingin lakukan yaitu kontrol. Karena kita merasa punya tanggung jawab dalam hal penerimaan CPNS, untuk mendapatkan CPNS yang berkualitas ke depan. Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo agar kita memiliki CPNS yang berkelas dunia. Namun, harapan kita menjadi buyar karena kecurangan seperti ini,” tutur politisi PPP tersebut.  es

Tim Redaksi

Tambah Komentar

Kunjungi kami

EMedia DPR RI merupakan platform digital dengan beragam informasi yang lugas, akurat, dan terpercaya terkait aktivitas, kegiatan, dan topik pembahasan isu-isu oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)